Polres Mansel Ungkap Kasus Pemerkosaan di Jalan Gunung Botak, Pelaku Residivis

0
Polres Mansel merilis kasus pemerkosaan terhadap perempuan 53 tahun di jalan gunung botak. (Foto: Andi/klikpapua)

MANSEL,KLIKPAPUA.com- Polres Manokwari Selatan (Mansel) berhasil mengungkap kasus pemerkosaan disertai pencurian dengan kekerasan yang dialami seorang perempuan berusia 53 tahun berinisial ASM.

Tersangka berinisial JM (33), yang diketahui merupakan residivis, ditangkap beberapa hari setelah kejadian.

Wakapolres Mansel, Kompol Abdullah Tabo mengatakan peristiwa itu terjadi pada Sabtu (12/7/2025) sekitar pukul 10.30 WIT di Jalan Gunung Botak, Kampung Yekwandi, Distrik Momi Waren, Kabupaten Mansel.

Saat itu korban dan tersangka sedang berboncengan dari Distrik Tahota menuju Distrik Ransiki. Setiba di lokasi kejadian, tersangka berpura-pura ingin mencuci motor di sungai.

“Di lokasi itu, tersangka mengancam korban dengan senjata tajam, lalu memperkosanya dan mencuri satu unit telepon genggam milik korban,” ungkap Kompol Abdullah Tabo saat rilis kasus di Mapolres Mansel, Rabu (30/7/2025).

Setelah kejadian, korban melapor ke pihak kepolisian. Tim Satreskrim Polres Mansel kemudian melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil menangkap pelaku.

Hasil visum dengan nomor 800/368/RSUDEW/VII/2025 pada 12 Juli 2025 menyatakan telah terjadi persetubuhan pada korban. Saat ini, Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) tahap satu sudah dilimpahkan ke Kejaksaan.

“Tersangka dijerat Pasal 285 KUHP tentang pemerkosaan dan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman hukuman di atas 10 tahun penjara,” jelas Wakapolres Mansel.

Barang bukti yang diamankan antara lain satu unit telepon genggam milik korban yang sempat dicuri tersangka dan pakaian yang digunakan korban saat kejadian.

Kompol Abdullah Tabo mengungkapkan, JM merupakan residivis yang sudah dua kali terjerat kasus berbeda dan masih berstatus buronan Resmob Polres Manokwari dalam kasus perampasan kendaraan.

“Pelaku awalnya berencana melarikan diri ke Teluk Wondama, namun gagal,” tersngnya.

Kemudian, lanjutnya, ia kembali ke Manokwari dan sempat mendapat tumpangan dari korban. Karena tak mampu mengendalikan nafsu, tersangka akhirnya memperkosa korban. (aco)


Komentar Anda

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses