Sejumlah Warga yang Beraktifitas di Pasar Sentral Bintuni Tidak Pakai Masker

0
42
Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Teluk Bintuni, Gustaf Manuputty didampingi Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Teluk Bintuni Izaac Laukoun memberikan dan memasang masker bagi warga yang kedapatan tidak memakai masker pada saat melakukan aktifitas di Pasar Sentral Bintuni. (Foto: klikpapua)
BINTUNI,KLIKPAPUA.COM – Sejumlah warga yang melakukan aktifitas jual beli di  Pasar Sentral Bintuni, Kota Bintuni, nampak tidak memakai masker yang merupakan hal wajib pada saat beraktifitas di tempat umum, dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19.
Hal ini terlihat saat Tim Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Teluk Bintuni menggelar kegiatan sosialisasi dan pembagian masker kepada warga masyarakat di Pasar Sentral, Kota Bintuni, Rabu (29/7/2020).
Menurut Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Teluk Bintuni, Gustaf Manuputty, Corona Virus yang sudah menjadi pandemi global masih kemungkinan bisa kembali menyebar di daerahnya. Meskipun selama kurang lebih lima minggu Teluk Bintuni sudah kembali zona hijau dan tidak ditemukan kasus positif baru.
“Kami minta kalau bisa, kita sudah masuk zona hijau kita tidak boleh lengah, kita tidak boleh rasa aman – aman, kita harus tetap waspada. Untuk penanganan Covid-19 ini kita selalu pantau, terutama masyarakat yang masuk keluar (dari ke Teluk Bintuni),” katanya.
Dikatakannya, kegiatan tersebut juga bertujuan untuk memantau aktifitas pasar. Dimana jam buka Pasar Sentral Bintuni dari sebelumnya dibuka pukul 08.00 WIT dan tutup pukul 12.00 WIT, akan diperpanjang hingga pukul 16.00 WIT. “Jadi kita akan lihat, kalau nanti tidak ada kasus baru di sini (Teluk Bintuni), khususnya masyarakat di Pasar, boleh saja aktifitas pasar diperpanjang, yang penting selalu menerapkan protokol kesehatan,” ujarnya.
Saat disinggung soal sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan, Manuputty mengatakan area Pasar Sentral Bintuni akan terlebih dahulu untuk sebagi lokasi uji coba penerapan aturan tersebut. “Sebelumnya Polres sudah membagi masker dan hand sanitizer, kalau melawan dan melanggar, kita akan kembalikan waktu sebelumnya (jam operasi pasar akan dikembalikan mulai pukul 08.00 WIT- 12.00 WIT), terlebih khusus bagi penjual di pasar,” tegasnya.
Ia mengungkapkan tidak meminta banyak kepada warga masyarakat di pasar, hanya satu terapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran corona virus pada saat aktifitas jual beli. “Cuci tangan, pakai masker, hindari kerumunan, dan jaga jarak, itu saja,” katanya lagi.
Dalam kegiatan tersebut Tim Satgas Covid-19 bersama Pemerintah Daerah, TNI – Polri, membagikan masker sebanyak 1100 lembar. Dari pantauan pada saat pembagian masker, nampak terlihat sejumlah warga yang datang ke Pasar Sentral Bintuni kedapatan tidak memakai masker. Pihak Satgas Covid-19 langsung memberikan masker dan menyuruh dipakai. (at)
Editor: BUSTAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.