Pemilik Hak Ulayat di Bintuni Hibahkan Lahan 1 Hektar untuk Pemakaman Covid-19

0
142
Pemilik hak ulayat Yohanes Iba bersama Bupati Petrus Kasihiw meninjau lokasi pemakaman Covid-19, Selasa (21/4/2020) di km 14,Jalan Baru.(Foto: Humas dan Protokol Setda Teluk Bintuni)
BINTUNI,KLIKPAPUA.COM– Salah satu pemilik hak ulayat di Teluk Bintuni, Yohanes Iba menghibahkan lahan miliknya seluas 1 hektar untuk tempat pemakaman khusus jenazah Covid-19. Ini sebagai langkah antisipasi apabila kemungkinan terburuk terjadi.
Apa yang diperbuat Yohanes Iba merupakan bentuk kepedulian dan tindakan kemanusiaan. Lokasi Pemakaman sendiri berada di km 14, Jalan Baru. Yohanes Iba mengatakan, apa yang dilakukan adalah dari masyarakat untuk masyarakat, dan dipastikan tempat tersebut aman untuk pemakaman jenazah Covid-19. “Saya sudah menyetujui tempat ini. Lahan ini seluas 1 hektar,”kata Yohanes Iba saat bersama Bupati Petrus Kasihiw meninjau lokasi pemakaman Covid-19, Selasa (21/4/2020).
Sementara itu, Bupati Teluk Bintuni, Petrus Kasihiw mengungkapkan, saat ini sudah ada lokasi pemakaman, mengingat Tempat Pemakaman Umum (TPU) tidak bisa digunakan untuk pemakaman jenazah Covid. “Karena ada prosudurnya,” imbunya, susuai rilis yang dikirim Humas dan Protokol Setda Teluk Bintuni.
Atas dihibahkannya lahan tersebut, Bupati Kasihiw mengucapkan terima kasih kepada pemilik hak ulayat, Yohanes Iba. “Beliau merupakan orang tua kita yang memiliki pemikiran baik membantu pemerintah. Dan ini merupakan tindakan kemanusiaan,” kata Bupati.
Dikatakan Bupati, jalur tersebut sangat cocok, dikarenakan jalan km 14 Taroi merupakan satu ruas yang akan dipersiapkan kedepan. “Kepada masyarakat, program ini harus didukung, karena ini demi kemanusiaan,” ujar Bupati.
Lanjut Bupati mengatakan, tidak perlu ada kekhawatiran bahwa nantinya ada pemakaman di sini akan ada dampak. “Saya jelaskan tidak, tempat ini diambil di luar, karena jangan sampai timbul keresahaan dan ketakutan. Pemakaman jenazah Covid sesuai dengan prosudur, dimana jenazah dibalsem dan dikemasi sedemikian rupa, sehingga saat dimakamkan tidak ada masalah,” jelas Bupati.
Ditambahkan Bupati, meskipun telah ada lahan khusus bagi jenazah Covid-19, namun ia berharap tidak dipakai. “Dan seandainya tidak digunakan, nantinya dipakai untuk kegiatan lainya,” harap Bupati. (rls/bm)
Editor: BUSTAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.