Ini Harapan Guru di Bintuni pada HUT PGRI dan HGN

0
62
Ini Harapan Guru di Bintuni pada HUT PGRI dan HGN

BINTUNI,KLIKPAPUA.com— Peringatan HUT Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-76 dan Hari Guru Nasional (HGN) menjadi momen sakral mengingat kembali perjuangan dan pengabdian guru-guru untuk memajukan putra putri generasi emas Indonesia sejak zaman kolonial Belanda hingga era milenial.

Di momen ini pula banyak harapan besar yang disampaikan untuk para pendidik pahlawan tanpa tanda jasa ini.

Adolina Ayomi salah satu Guru SD N SP 1 Manimeri mengharapkan, pemerintah dapat memperhatikan kesejahteraan guru, termasuk memperhatikan guru kontrak.

“Satu yang kami harapkan adalah, tenaga guru terutama guru kontrak agar diperhatikan oleh pemerintah, karena semua bekerja dari waktu ke waktu, bahkan gajinya dibayar 3 bulan sehingga membuat mereka resah,” katanya.

Adolina juga mengharapkan partisipasi orangtua dan seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama mendidik putra putrinya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan, Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Teluk Bintuni Daniel Dudung menyampaikan apresiasinya kepada guru-guru Bintuni, dan berkomitmen pihaknya akan tetap memperhatikan nasib dari guru-guru Bintuni.

“Kado dalam bentuk bingkisan kami tidak punya, tapi kami mau sampaikan luar biasa dan kami tetap memperhatikan bagaimana nasib guru baik yang sudah PNS mupun yang masih kontrak,” ujarnya.

Daniel juga memastikan, Dikpora akan segera membayar gaji guru kontrak triwulan ke III dan IV Juli-September 2021 segera mungkin.

Sementara itu, Wakil Bupati Teluk Bintuni Matret Kokop kepada wartawan mengimbau kepada guru-guru tetap melaksanakan tugas bekerja sesuai instruksi meskipun masih banyak pelayanan untuk para guru yang masih harus dibenahi.

“Kita tetap memperhatikan masih banyak hal harus diperhatikan karena banyak hal yang masih harus dibenahi, pelan-pelan sesuai dengan tahapan-tahapan yang ada,” ujar Kokop.

Sementara itu, disinggung terkait aksi demo tenaga guru kontrak, Matret Kokop mengaku hal itu merupakan hal yang biasa karena itu adalah aspirasi.

“Kita anggap itu aspirasi yang disampaikan, boleh demo itu aspirasi untuk memberikan solusi tapi kan jangan ikut tiru-tiru daerah sana (anarkis) cukup sampaikan aspirasi tertulis kita bicarakan,” kata Matret Kokop.

Sementara itu, perayaan HUT PGRI dan HGN tahun ini, Kabupaten Teluk Bintuni menggelar upacara bendera yang dipusatkan di sekolah SMA Muhammadiyah Kota Bintuni, dalam upacara tersebut wakil bupati bertindak sebagai pembina upacara sekaligus memimpin pelepasan balon udara dan pemotongan kue ulang tahun.

HUT PGRI dan HGN tahun ini diramaikan dengan acara hiburan dari guru-guru TK Teluk Bintuni mensosialisasikan bagaimana cara mencuci tangan yang benar dan tarian adat sertan pencak silat yang ditampilkan putra putri SMP dan SMA dari sejumlah sekolah di Bintuni. Acara ditutup dengan tarian yospan bersama yang dipimpin langsung Wakil Bupati Matret Kokop.(dr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.