KLIKPAPUA.COM,MANOKWARI– Satu keluarga terdiri dari suami, istri dan ponakan yang bermukim di kompleks Pasar Sentral Bintuni, Kabupaten Teluk Bintuni, diduga keracunan asap mesin genset yang ada di rumahnya.

Ketiga korban, antara lain, Musdalifa (40) Asri (48) dan Andi Jalangkara Tri (17). Musdalifa sang istri dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit, sedangkan suami dan ponakan saat ini masih dalam penanganan medis.

Kabid Humas Polda Papua Barat, AKBP Mathias Krey mengatakan, ketiga korban ditemukan tergeletak lemas di dalam rumah, Jumat (21/6/2019). Pertama ditemukan Andi Jalangkara Tri, setelah polisi bersama warga mendobrak pintu belakang rumah korban. Selanjutnya Musdalifa dan suami Asri ditemukan di dalam kamar.

Peristiwa itu awalnya diketahui oleh anggota patmor, Birgadir Candra Darmawan, setelah mendapat informasi dari tukang yang mengerjakan rumah Asri, yang merasa ganjal, sebab dari pagi sampai pukul 14.00 WIT tidak ada tanda-tanda ketiga korban berada di rumah.

Atas informasi itu, anggota Pospol Pasar Sentral Bintuni mendatangi TKP. Di rumah korban dilakukan pambongkaran pintu rumah bagian belakang. Mereka mendapati Andi Jelangkara Tri dalam kondisi lemas, tapi masih bernapas.

Anggota bersama warga kemudian membuka pintu kamar yang terkunci, ditemukan Asri dan istrinya juga dalam kondisi lemas. Korban segera di evakuasi ke RSUD Bintuni guna dilakukan penanganan medis.

Editor : BUSTAM

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.