Tak Punya Anggaran Lelang Jabatan, 8 OPD di Pemkab Mansel Masih Tetap Dijabat Plt

0
82
Kepala Badan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Manokwari Selatan, Adolof Kawey
MANSEL,KLIKPAPUA.com– Sebanyak delapan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Manokwari Selatan hingga akhir tahun 2020 ini akan tetap dijabat oleh seorang pelaksana tugas (plt).
Demikian disampaikan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Manokwari Selatan, Adolof Kawey kepada wartawan, baru-baru ini.
Hal tersebut dikarenakan pejabat yang sebelumnya memimpin OPD tersebut sudah pensiun dan pindah posisi seperti jabatan asisten II Setda Mansel yang dulunya dijabat oleh Sekretaris Daerah Hengky Veky Tewu.
Sementara BKPSDM sudah dipastikan tidak akan mengadakan lelang jabatan di tahun 2020 ini, sebab tidak adanya anggaran untuk melakukan seleksi jabatan tinggi pratama (JTP) untuk jabatan yang lowong.
OPD yang sementara ini dipimpin plt yakni Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Dinas Perikanan, Dinas Kominfo, Dinas Perhubungan, Dinas Pekerjaan Umum, Asisten II Setda Mansel dan Inspektorat Kabupaten Manokwari Selatan.
Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Manokwari Selatan pada penyusunan APBD tahun 2020 sudah memprogramkan kegiatan seleksi Jabatan Tinggi Pratama (JTP), total dana yang diusulkan sebesar Rp. 300 juta, namun kegiatan tersebut akhirnya dihilangkan pada saat refocusing anggaran akibat pandemi Covid-19. Termasuk anggaran untuk telenpool sebesar Rp 75 juta juga dihilangkan.
Karena kegiatan untuk lelang jabatan sudah ditiadakan, maka kegiatan rutin yang sementara difokuskan oleh Badan Kepegawaian adalah pemberkasan Calon Pegawai Negeri Sipil Formasi 2018, kegiatan kepengurusan kenaikan pangkat oleh ASN serta pendampingan bagi pegawai yang pensiun. “Tahun ini kita punya pejabat eselon dua banyak yang pensiun, termasuk yang sedang dalam persiapan yaitu Inspektur Kabupaten Mansel yang masa baktinya sampai desember 2020 ini,” terang Adolof. (red)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.