Tak Mau Kecolongan, BPOM Manokwari Awasi Predaran Makanan Berbuka Puasa di Mansel

0
154
Tim intensifikasi pemantauan takjil mengambil sampel untuk diuji lab, Rabu (14/4/2021) di Distrik Oransbari.
MANSEL,KLIKPAPUA.com–Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Manokwari, Provinsi Papua Barat, mengawasi produk pangan yang beredar di bulan Ramadhan. Langkah ini untuk mengantisipasi beredarnya makanan tidak layak konsumsi.
Rabu (14/4/2021), tim intensifikasi pemantauan takjil mendatangi wilayah Manokwari Selatan, dan berhasil mengumpulkan 86 sampel dari 25 pedagang, sampel tersebut diambil menyebar di wilayah Ransiki dan Oransbari. “Tim berjumlah 6 orang dan dipandu oleh Netriyuni Rozzaadyah,S.Fam,Apt,” ujar Kepala BPOM Manokwari, Herianto Baan,S.Si,Apt usai melakukan pengujian laboratorium produk takjil di wilayah tersebut. Dari hasil uji laboratorium, semuanya dinyatakan negatif atau tidak ditemukannya zat berbahaya pada makanan pembuka tersebut.
Lanjut Herianto menjelaskan, bahwa ada empat jenis zat berbahaya yang sering dicampurkan pedagang dalam produk makanan yakni formalin, boraks rhodamin-b metanil-yellow. “Namun patut diapresiasi bahwa para pedagang di Manokwari Selatan tidak menggunakan zat-zat tersebut dalam produk takjil mereka,” ungkapnya.(st)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.