Manokwari Selatan Punya Stok Daging dan Ikan yang Cukup

0
419
Pasar Kenangan Ransiki.(Foto: Andi/klikpapua)
MANSEL,KLIKPAPUA.COM – Mengantisipasi kemungkinan terburuk, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Manokwari Selatan dan Dinas Perindagkop serta Dinas Perikanan memastikan potensi bahan makanan di Kabupaten Manokwari Selatan masih cukup tersedia.
Bahan pokok yang ada di pasaran menurut Dinas Perindakop terdata masih bisa tersedia untuk jangka waktu tiga bulan kedepan. Melalui telepon selulernya Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindakop Manokwari Selatan, Musri mengaku telah melakukan survei lapangan dan akan terus dilakukan setiap saat untuk memantau ketersediaan serta harga bapok di Mansel.
“Untuk kondisi saat ini, yang sudah mengalami kekurangan adalah gula, telur dan bawang, selebihnya itu masih terpantau bisa bertahan hingga tiga bulan kedepan, namum tidak menutup kemungkinan stok masih akan bertambah tergantung bagaimana pasokan dari Manokwari,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan H. Bua menyampaikan bahwa untuk stok gaba di Manokwari Selatan untuk saat ini masih terpantau cukup. Para petani di Manokwari Selatan juga untuk saat ini sudah memasuki musim penanaman, oleh sebab itu ia mengaku tidak terlalu kuatir akan ketersediaan beras.
Sama halnya dengan daging, data yang ada di Dinas Pertanian, jumlah sapi yang ada di Manokwari Selatan masih ada diangka 2.000 lebih. Dalam situasi saat ini Mansel bersyukur sebab sebelumnya sudah menerbitkan perbup tentang pengelolaan ternak sapi, dimana yang boleh dijadikan sebagai sapi pedaging adalah sapi jantan dewasa serta tidak boleh mengirim sapi hidup keluar Mansel.
“Untuk stok ayam, kita memang agak kurang karena sementara peternak belum banyak, begitu juga dengan pengusaha ayam petelur baru satu orang dengan jumlah produksi yang terbatas,” tambahnya.
Sementara, untuk stok ikan air tawar menurut Kepala Bidang Budidaya Ikan Dinas Perikanan Mansel Ahmad Amir, beberapa waktu lalu pihaknya sudah menyebar ribuan bibit ke masyarakat, bibit tersebut diprediksi dalam waktu dekat sudah siap untuk di produksi.
Selain itu, UPR (Unit Pembenihan Rakyat) yang mereka bangun beberapa tahun lalu masih terus memproduksi bibit. Untuk itu mereka tetap optimis akan ketersediaan stok ikan air tawar di daerah tersebut.
“Ya, kita berharap situasi bisa terkendali agar tidak harus dilakukan lockdown, masyarakat dengan taat menjalani program social distancing. Namun apabila keputusan itu harus diambil, saya kira stok kita untuk ikan air tawar cukup untuk kita di Manokwari Selatan,” tambah Amir. (eap/bm)

Editor: BUSTAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.