Unipa Hadapi 11 Tantangan Menuju Universitas Riset Tahun 2035

0
72
Rektor Unipa, Prof. Dr Meky Sagrim. (Foto: Aufrida/klikpapua)
MANOKWARI, KLIKPAPUA.COM– Sesuai visinya Unipa tahun 2035 akan menjadi universitas riset. Namun masih banyak tantangan yang akan dihadapi kedepan.
Rektor Unipa, Dr Meky Sagrim,M.Si mengatakan, untuk mewujudkan hal tersebut maka saat ini ada sekitar 11 isu atau pergumulan yang secara perlahan sedang diselesaikan. Ini disampaikan Dr. Meky Sagrim,M.Si saat ditemui di Mansinam beach, Rabu (23/9/2020).
Meky menyampaikan Unipa sebagai universitas riset banyak tantangan dan pergumulan secara institusi, meliputi status akreditasi Unipa yang saat ini masih sebagai satker pemerintah pusat, kemudian berkaitan dengan sarana prasarana, sertifikat laboratorium, kemudian sumber daya manusia. “Untuk SDM dosen kita saja masih 53,8 persen yang jabatan fungsionalnya masih asisten ahli, dosen kita 559, guru besar baru delapan orang. Sekarang untuk menuju universitas yang terakreditasi, salah satu syarat yang harus terpenuhi adalah terdapat 25 persen guru besar dari jumlah total dosen yang ada. Namun dengan jumlah guru besar di Unipa yang hanya 8 orang, maka hal tersebut sulit untuk diwujudkan,” jelasnya.
Selain itu, laboratorium di Unipa lebih dari 20 laboratorium. Labolatorium dari dalam gedung yang tersertifikasi ISO saja belum ada sama sekali. Lalu yang berkaitan dengan tanah Unipa yang luasnya lebih dari 600 hektar,  namun sebagian dari tanah itu belum bersertifikat, bersertifikat pada zamam Belanda, surat pelepasan adatnya belum ada. “Sehingga kita mau melakukan pembangunan terkendala dengan itu,” tuturnya.
Lanjut Meky, dari 11 isu itulah kemudian menjadi pergumulan di periode kepemimpinan ini untuk bagaimama  menyelesaikan permasalahan ini satu demi satu. “Jika semuanya audah berjalan dengan baik maka visi Unipa untuk tahun2035 itu menjadi universitas riset itu akan terjawab. Memamg berat, butuh waktu, energi, butuh komitmen, oleh karena itu masalah yang kita hadapi adalah saat ini kita sudah  bekerja sedikit demi sedikit,” tukasnya.(aa)
Editor: BUSTAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.