Tim PPHAM saat transit di ruang VVIP Bandara Rendani Manokwari, sebelum bertolak ke Wasior, Teluk Wondama. (Foto: Aufrida/klikpapua)
MANOKWARI,KLIKPAPUA.com–Asisten II Setda Provinsi Papua Barat Bidang Perekonomian dan Pembangunan Melkias Werinussa mewakili Pj Gubernur Papua Barat menyemput rombongan tim Penyelesaian Non Yudisial Pelanggaran Hak Asasi Manusia (PPHAM).
Pantauan klikpapua.com kedatangan tim PPHAM pada pukul 08:30 WIT menggunakan maskapai Batik Air, rombongan yang tiba transit di ruang VVIP Bandara sebelum melakukan silahturahmi kepada Pemerintah, Polda dan Kodam Papua Barat.
Mantan Kepala Staf TNI-AD Letjend (Purn) Kiki Syahnakri saat ditemui wartawan klikpapua.com di Bandara Rendani, Rabu (2/11/2022) mengatakan, akan melakukan kunjungan ke Wasior dalam tiga, empat hari akan menemui para korban pelanggaran HAM berat yang terjadi di Wasior.
“Dimana kita akan menemui para korban pelanggaran HAM berat yang terjadi pada tanggal 13 Juni tahun 2001 di Kabupaten Teluk Wondama,” ungkapnya.
Lebih lanjut dijelaskan bahwa tugas ini bukan untuk kepentingan yudisial, tidak untuk produstisial, tetapi sentuhan non yudisial kepada korban.
“Karena kita non yudisial kita tidak menyentuh pelaku, hanya kita sentuh para korban untuk nantinya diverifikasi apakah ini betul korban atau tidak,” tandasnya.
Ditambahkan, hasil dari Kabupaten Teluk Wondama nanti pemerintah akan menyediakan pemulihannya. Bisa berupa bea siswa atau apa yang menjadi keperluan para korban.
“Selain itu kita juga akan bertanya apakah ini korban langsung, atau ini sudah keluarga korban, dan kami juga akan menggali aspirasi dari mereka nantinya,” pungkasnya. (aa)