Tim Ekspedisi BRIDA Papua Barat Temukan Si Cantik Dendrobium Jenis Baru di Pulau Waigeo

0

MANOKWARI,KLIKPAPUA.com– Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Papua Barat bersama tim peneliti merilis hasil ekspedisi tahun 2020 di Pulau Waigeo Kabupaten Raja Ampat pada, Rabu (13/12/2022).

Ezrom Batorinding, Kepala Sub Bidang Diseminasi Kelitbangan BRIDA Provinsi Papua Barat menjelaskan, tim ekspedisi yang di koordinir oleh BRIDA Papua Barat bekerjasama dengan Flora Fauna International Indonesia Programme, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Papua Barat, Fakultas Kehutanan Universitas Papua dan Royal Botanic Gardens, KEW.

Jimmy Frans Wanma salah seorang tim peneliti menunjukkan gambar temuan anggrek jenis baru (Foto: Elyas/Klikpapua)

Tim ekspedisi tersebut berhasil menemukan anggrek jenis baru di Gunung Nok Pulau Waigeo. Hasil temuan tersebut juga telah di publikasi dan telah diterbitkan di Orchideen pada Journal Vol. 10.1 tahun 2022.

Tim peneliti, Jimmy Frans Wanma yang juga sebagai dosen di Fakultas Kehutanan Unipa membeberkan, jenis anggrek baru Subspesies Dendrobium lancilabium J.J.Sm. hasil penemuan tim ekspedisi tahun 2020, ini kemudian diberi nama Dendrobium lancilabium J.J.Sm. subsp.wuryae.

“Nama Wuryae diambil dari nama Istri Wakil Presiden Republik Indonesia, Hj. Wury Estu Handayani Ma’ruf Amin,” terangnya kepada wartawan.

Diutarakan, Penamaan ini adalah bentuk penghormatan kepada Ibu Wakil Presiden atas kontribusinya dalam mendukung konservasi, pelestarian, pemanfaatan berkelanjutan tanaman lokal serta pengembangannya di Papua Barat, terkhususkan untuk tanaman anggrek.

Pada ekspedisi itu telah mengoleksi jenis-jenis anggrek, salah satunya adalah anggrek merah cerah yang diidentifikasi sebagai jenis baru yang diberinama Wuryae.

Dengan ditemukannya jenis baru ini, selain adanya sumbangsih terhadap ilmu pengetahuan dari jenis tumbuhan baru, tetapi juga akan ada pakar-pakar tumbuhan baru di Tanah Papua. (dra)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.