Prioritas Dosis 2, Kejati Papua Barat Kembali Gelar Vaksinasi Massal untuk 1.000 Warga

0
64
MANOKWARI,KLIKPAPUA.com—Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua Barat kembali menggelar vaksinasi massal untuk 1.000 warga umum di Manokwari, Papua Barat, Rabu (18/8/2021). Vaksinasi tersebut digelar untuk menyukseskan program pemerintah sekaligus memperingati Hari Bhakti Adhyaksa ke-61 tahun.
Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati Papua Barat Billy Wuisan mengatakan, pihaknya menyiapkan dua vaksin COVID-19 jenis AstraZeneca dan Sinovac. Vaksinasi massal tersebut pun diprioritaskan bagi penyuntikan dosis tahap 2. “Kita prioritaskan tahap 2 karena penyuntikan vaksin dosis tahap 1 sudah kita laksanakan di hari Rabu tanggal 14 Juli lalu. Tetapi, hari ini tidak menutup kemungkinan kita melayani juga yang dosis tahap 1,” kata Wuisan saat ditemui di lokasi vaksinasi massal yang tergelar di halaman utama Kejati Papua Barat. Wuisan melanjutkan, bahwa kegiatan vaksinasi massal tersebut merupakan hasil kerjasama dengan Pemerintah Provinsi Papua Barat, yakni Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag).
Kegiatan tersebut telah mulai digelar sejak Pukul 09.00 pagi dan dijadwalkan berlangsung hingga Pukul 15.00 WIT. Tenaga Kesehatan (Nakes) yang dilibatkan dalam kegiatan ini pun berasal dari Kantor Karantina Pelabuhan (KKP), Puskesmas Sanggeng, Dinkes dan pihak Kodim 1801/Manokwari. “Selain vaksinasi juga ada pembagian Bahan Pokok (Bapok) makanan dari pemerintah melalui Disperindag. Itu sebagai stimulus buat masyarakat yang bersedia menjalani vaksinasi,” ujar Wuisan.
Ribuan warga nampak antusias mengukuti kegiatan vaksinasi COVID-19 massal yang diadakan oleh Kejati Papua Barat dan jajaran dalam memperingati Hari Bhakti Adhiyaksa ke-61.
Vaksinasi massal itu dibuka langsung oleh Kepala Kejati Papua Barat Wilhelmus Lingitubun. Dalam sambutannya, Ia mengingatkan seluruh warga untuk tetap menjalani Protokol Kesehatan (Prokes) kendati sudah divaksin. “Saya berharap setelah divaksin, masyarakat wajib dan tetap mematuhi protokol kesehatan, dengan menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan,” kata Lingitubun.(aa/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.