MANOKWARI,KLIKPAPUA.com– Suasana kompetisi Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 semakin memanas di hari ketiga. Sebanyak 24 kontingen dari seluruh provinsi Indonesia berlaga di kategori bergengsi Paduan Suara Wanita (PSW) yang digelar di Audotorium Rektorat Universitas Papua, Kamis.
Setiap penampilan menyuguhkan harmoni indah, penguasaan teknik vokal yang matang, serta penghayatan mendalam yang memikat hati dewan juri maupun ratusan penonton yang memadati ruangan.
Sebagai pembuka ajang, Kontingen Jawa Timur langsung menghangatkan suasana dengan kekompakan suara yang kokoh, dinamika musikal yang indah, dan penyajian penuh seni yang memukau sejak nada pertama berkumandang.
Penilaian dilakukan oleh lima ahli paduan suara: Tony Mulumbot, Henry Susanto Pranoto, Pdt. Oskar A. Wompere, Jasahdin Saragih, dan Jan R. Sinaga. Mereka menilai secara objektif meliputi kualitas suara, ketepatan nada, keseimbangan antar-suara, penafsiran karya, hingga kualitas penyajian secara keseluruhan.
Hingga berita disusun, perlombaan masih berlangsung dengan sengit namun tetap terjaga suasana persaudaraan yang hangat — ciri khas ajang pujian ini. Momen ini sekaligus menjadi bukti nyata tingginya kualitas seni paduan suara gerejawi yang tumbuh subur di berbagai pelosok negeri.(rls/red)





















