Pengantar Jamaah Calon Haji Padati Bandara Rendani Manokwari

0
Jamaah calon haji asal Manokwari dan Teluk Wondama saat hendak bertolak menuju embarkasi Makassar. (Foto: Humas Kanwil Agama PB)

MANOKWARI,KLIKPAPUA.com— Ratusan pengantar sejak Minggu (04/06/2023) pagi terlihat memadati Bandar Udara Rendani Manokwari, Papua Barat.

Mereka berbondong-bondong datang untuk mengantarkan keluarga yang hendak berangkat menunaikan ibadah haji di tanah suci. Tak hanya orang dewasa, terlihat juga beberapa balita yang dibawa serta.

Salah satu keluarga calon jemaah haji, Muhaimin menuturkan, mengantarkan kerabat mereka yang akan menunaikan ibadah haji sudah menjadi satu tradisi.

“Ini seperti sudah menjadi tradisi, kalau ada keluarga atau tetangga yang berangkat pergi haji, pasti kami antar dan minta didoakan juga supaya suatu saat nanti kami bisa ke sana,” ucapnya penuh senyum.

Muhaimin berharap, para calon jemaah haji yang berangkat ini, bisa menjalankan seluruh rangkaian ibadahnya dengan baik, lancar dan tanpa kendala.

“Kami doakan seluruh calon jemaah haji ini bisa menjadi haji yang mabrur dan kembali ke tanah air dalam kondisi sehat tanpa kurang satu apapun,” harap Muhaimin.

Sementara itu, Kepala Seksi Pelayanan Haji Reguler dan Sistem Informasi Haji Kanwil Kemenag Papua Barat, Kasman Bin Laode lewat pesan singkatnya menjelaskan, untuk keberangkatan tanggal 4 Juni 2023 dari bandara Rendani Manokwari adalah rombongan asal Kabupaten Manokwari dan Teluk Wondama yang akan berangkat pada pukul 10:40 WIT.

“Sedangkan untuk rombongan calon jemaah haji asal Kabupaten Teluk Bintuni akan berangkat pukul 13 : 10 WIT,” terang Kasman.

Berdasarkan informasi, keberangkatan seluruh calon jamaah haji dari wilayah Indonesia timur akan dipusatkan di embarkasi Makassar, Sulawesi Selatan. Selanjutnya, pihak embarkasi Makassar yang akan mengatur jadwal keberangkatan menuju Tanah Suci Makkah dan Madinah, Arab Saudi.(red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.