Penemuan Mayat di Belakang Toko Persada, Ini Identitasnya

0
86
Tim unit IV identifikasi Polda Papua Barat bersama IdentifikasiI Res Manokwari dan anggota Reskrim Gabungan Polsek Kota dan Polres Manokwari saat melakukan olah TKP. (Dok.Humas Polda PB)
MANOKWARI,KLIKPAPUA.COM– Ditemukan sesosok mayat di Jalan Esau Sesa atau belakang Toko Persada Manokwari, Senin (13/1/2020) pagi, sekitar pukul 06.00 WIT oleh warga sekitar.
Kabid Humas Polda Papua Barat, AKBP Mathias J Krey dalam keterangan pers menjelaskan, mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh warga setempat, Demianus Jidmauw (saksi). Saat itu Demianus baru pulang dari ibadah pagi, ketika mendatangi rumah  yang sementara di bangun untuk mengecek bahan bangunan (semen), dan setelah berada di dalam rumah tersebut mendapati seorang laki-laki yang sedang tidur.
Saksi memberitahukan tetangga rumah untuk bersama- sama mengecek kondisi orang tersebut, dan ternyata orang itu telah meninggal dunia. Selanjutnya Zefanya Atania (saksi kedua), mendatangi rumah Kepala Suku Yowas Wonggor, untuk memberitahukan kejadian tersebut, namun di rumah Yowas Wonggor tidak ada orang. Selanjutnya saksi tersebut melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kota Manokwari.
Pada pukul 07.30 WIT, tim unit IV identifikasi Polda Papua Barat bersama IdentifikasiI Res Manokwari dan anggota Reskrim Gabungan Polsek Kota dan Polres Manokwari datang ke lokasi,lalu melakukan olah TKP.
Dari olah TKP, mayat berjenis kelamin laki-laki yang diketahui bernama Yakob Wonggor (50 tahun) ini adalah seorang guru honorer SDN Kamtot Imbunti Distik Minyambauw, Kabupaten Pegunungan Arfak. Yakob Wonggor ketika berada di Manokwari tinggal di rumah Kepala Suku Yowas Wonggor.
Setelah dilakukan olah TKP dan pengumpulan barang bukti, korban di bawah ke RSUD Manokwari untuk pemeriksaan medis (ver).“Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, namun hidung dan mulut mengeluarkan darah dan lidah digigit,” jelasnya. (bm)

 

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.