Pembekalan dan Pelantikan Agen Pemulihan Kolaborasi DP3AKB dan BNN Diapresiasi

0
185
Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM,drg.Henri Sembiring. (Foto: Aufrida/klikpapua)
MANOKWARI,KLIKPAPUA.COM–  Pembekalan serta pelantikan agen pemulihan yang dilakukan  Selasa (3/2/2020) mendapat respon baik dari Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana  (DP3AKB)Kabupaten Manokwari, dan Staf Ahli Bupati  Bidang Kemasyarakatan dan SDM.
Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Henri Sembiring  mengapresiasi  kegiatan pembekalan serta pelantikan agen pemulihan. “Kita sangat  berbangga sekali terhadap ibu Kepala Dinas DP3AKB Kabupaten Manokwari, karena di Kabupaten Manokwari agen pemulihan baru pertama dilantik mewakili 13 kabupaten/kota,” ujar Henri saat ditemui di Reremi, Rabu (4/3/2020).
“Kegiatan pembekalan serta pelantikan agen pemulihan merupakan suatu kolaborasi kerja sama antara Dinas DP3AKB dengan BNN provinsi. Yang mau dibina oleh agen pemulihan ini adalah kita rakyat Manokwari,” ucapnya.
Lanjut ia mengatakan, sangat mengapresiasi Kepala Dinas DP3AKB, karena sangat jeli melihat hal ini. Dan dalam waktu dekat menurutnya, akan ada rapat koordinasi teknis untuk Tim Satgas terkait masalah lem fox  yang diperjual belikan di kalangan masyarakat. “Saran saya  kalau bisa peredaran lem fox itu mungkin kita tentukan tokoh mana yang bisa menjual, tidak boleh warung, supaya tidak bisa masyarakat beli sendiri karena kasihan korbannya,”katanya.
“Bukan kita melarang orang menjual lem fox tetapi lem fox dijual harus yang berkompeten, itu seperti saya lakukan dulu ketika saya di dinas kesehatan coba beli alkohol di apotik tidak ada, padahal barang ada tetapi harus memakai resep dokter,” sambungya.
Kepala Dinas DP3AKB Maria Rumere. (Foto: Aufrida/klikpapua)
Ditambahkan Kepala Dinas DP3AKB Maria Rumere, bahwa kegiatan tersebut (agen pemulihan,red) sangat baik, karena mempersiapkan orang yang akan turun lapangan untuk pemulihan pelaku-pelaku narkoba. “Untuk teknis pelaksanaan di lapangan kita bekerjasama dengan BNN untuk melakukan  pembekalan  bagi adik-adik pemulian di bawah 18 tahun, data yang kami terima dari Dinas Sosial ada 400-an, kami sedang berkoordinasi dengan Dinas Sosial agar mendapatkan data, agar mempermudah penanganan perwilayah, yang wilayahnya  Sanggeng, Arowi, dan Amban, kemudian dari BNN ada penambahan lagi Wosi dan Pasir Putih, yang mengikuti kegiatan kemarin,” tuturnya.
Ia berharap agen pemulihan setelah mengikuti pembekalan mereka betul-betul bisa melaksanakan tugasnya dengan baik, terutama dalam pembinaan kepada anak-anak lem dan narkoba. “Kita berharap ada aktivitas dengan baik, bisa mengikuti kegiatan positif, bisa kembali bersekolah dan sebagainya,“ harapnya.
Menurutnya, agen pemulihan akan bekerjasama dengan sekolah Minggu, karena usia 18 tahun adalah usia anak sekolah Minggu. Diharapkan dengan adanya pembinaan rohani, ada vokal group, paduan suara, dan kegiatan olahraga lainnya, dapat menyita waktu mereka untuk melakukan kegiatan positif. “Semua itu kami lakukan dengan maksud supaya waktunya tersita banyak untuk kegiatan positif sehingga dia mengurangi kegiatan negative,“ tukasnya. (aa/bm)
Editor: BUSTAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.