Pasien Positif Covid-19 Papua Barat Tambah 3 Orang, dr.Arnold : Kurangi Aktifitas di Luar Rumah

0
326
Juru Bicara Gugus Kerja Covid-19 Papua Barat,dr. Arnoldus Tiniap. (Foto: Aufrida/klikpapua)
MANOKWARI,KLIKPAPUA.COM– Perkembangan kasus Covid-19, Provinsi Papua Barat mengalami penambahan tiga pasien yang terkonfirmasi Positif Covid-19, hari ini. Ini sesuai hasil pemeriksaan spesimen yang dikirimkan ke Balai Besar Laboratorium Kesehatan Makassar, Sulawasi Selatan.
Demikian disampaikan Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Papua Barat, dr.Arnoldus Tiniap kepada wartawan di sekretariat Covid-19, Kamis (16/4/2020). Penambahan tiga pasien terkonfirmasi Positif Covid-19, dua berasal dari Kabupaten Manokwari, dan satu dari Kabupaten Teluk Bintuni. “Semua berjenis kelamin laki-laki,”  ungkap dr.Arnold.
Ditambahkan dr.Arnold, pasien yang berasal dari Manokwari  berusia 30 dan 45 tahun. Teluk Bintuni laki-laki berusia 37 tahun. Sehingga total yang terkonfirmasi Positif Covid-19 di Papua Barat menjadi lima orang yang terkonfirmasi positif.
Lanjutnya, untuk riwayat perjalanan belum diketahui, karena yang mengetahui pastinya ada pada Satgas Kabupaten. “Karena mereka semua berstatus OTG (Orang Tanpa Gejala). Mereka dari luar dan sempat dilakukan rapid test dengan hasil positif, sehingga diambil swabnya. Dari hasil pemeriksaan swab yang dikirim ke Makassar, ternyata tiga orang tersebut positif terkonfirmasi Covid-19, ” jelasnya.
Untuk penanganan pihaknya sudah berkoordinasi dengan tim Covid Kabupaten untuk memastikan apakah mereka di isolasi di tempat tersendiri atau di rumah. “Tapi semua itu nantinya akan ada penanganan khusus, nanti teman-teman di kabupaten yang memutuskan, tetap kami di provinsi akan membantu untuk menyiapkan tempat,” jelasnya.
Berdasarkan data tersebut, dr.Arnold mengatakan, ini menunjukan bahwa ancaman virus tersebut  benar-benar ada di sekitar kita, sehingga masyarakat semua diminta untuk melakukan upaya-upaya pencegahan menggunakan masker, rajin membersihkan diri dengan mencuci tangan, kemudian menjaga jarak ketika berinteraksi dengan orang lain. “Kemudian kurangi aktifitas di luar rumah,” ajak dr. Arnold. (aa/bm)
Editor: BUSTAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.