ODP, PDP, OTG Terus Meningkat, Saleh Siknun: Sangat Perlu Adanya Karantina Terpusat

0
159
Ketua I DPR Papua Barat, H.Saleh Siknun
MANOKWARI,KLIKPAPUA.COM– Wakil Ketua I DPR Papua Barat, H.Saleh Siknun menuturkan, jika melihat grafik OTG, PDP, ODP bahkan positif Covid-19, grafiknya terus naik. Oleh karena itu sangat diperlukan adanya tempat Karantina Terpusat.
Ini disampaikan Saleh Siknun saat ditemui di kantor Gubernur Papua Barat, Selasa (19/5/2020). Menurut politisi asal PDI-P ini, setelah Idul Fitri DPR-PB kembali akan bertemu tim Gugus Tugas Covid-19 Papua Barat. Ini dimaksudkan untuk menanyakan sejauh mana langkah-langkah yang sudah dilakukan oleh gugus tugas. “Evaluasi nya seperti apa dan langkah-langkah selanjutnya seperti apa.”
DPR-PB juga akan melakukan koordinasi  bersama Tim Keuangan. Kaitannya dengan penyediaan anggaran untuk kesiapan Karantina Terpusat. “Karena sampai hari ini kita juga belum mendapatkan informasi hasil evaluasi rasionalisasi anggaran APBD, perkembangannya sudah sampai mana?,” tanya Saleh Siknun.
Sebanyak 49 OPD di Pemprov Papua Barat diminta melakukan rasionalisasi anggaran. Ini sudah sejauh mana? “Kalau ada yang masih “nakal” apakah memang keuangan komitmen melaksanakan apa yang diperintahkan gubernur untuk mengambil alih pengaturan pagu atau seperti apa? Nanti setelah Idul Fitri kita akan undang TAPD untuk mendapatkan informasi tersebut,” tegasnya.
Selain itu, pihaknya juga berharap adanya koordinasi yang intens antara tim covid provinsi dengan kabupaten. “Jujur kami melihat masing-masing masih jalan sendiri-sendiri, kalau bisa gugus tugas provinsi dan Manokwari dijadikan 1 tempat, hanya beda kamar,” jelasnya.
Lebih lanjut Saleh menyampaikan, rencana mendatangkan alat PCR sejauh ini belum diketahui. “Bintuni sudah datang. Dan melayani daerah mana saja? Kemudian Sorong juga sudah ada. Manokwari kira-kira kapan?,” tanya dia.
Selanjutnya, yang harus diingatkan ketika alat ini datang, sudah harus siap, karena begitu alat ini dipakai akan ‘panen raya’. “Kita siap tidak? takut nya begitu hasil PCR-nya data naik, orang tidak siap. Ini juga harus dilakukan sosialisasi.  Sehingga untuk karantina terpusat nanti kami akan bicarakan selanjutnya,” tuntasnya.(aa/bm)
Editor: BUSTAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.