MUI Papua Barat Gelar Workshop Mujahid Muda Digital, 60 Peserta dari 10 Sekolah Hadir Penuh

0
Pembukaan Workshop Mujahid Muda Digital di Aula Al-Fatih MUI Papua Barat, Minggu (6/9/2026).
MANOKWARI,KLIKPAPUA.com—Komisi Informatika dan Komunikasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Papua Barat sukses menggelar kegiatan Workshop Mujahid Muda Digital.
Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan konten kreator muda yang kreatif, islami, dan inspiratif di kalangan pelajar tingkat SMP, SMA dan mahasiswa.
Sekretaris MUI Papua Barat, H. Naharuddin, SH ,S.Pd,MH dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Hal yang luar biasa, lanjutnya, adalah antusiasme para peserta di mana seluruh undangan hadir tanpa ada yang absen.
“Kita mengundang 6 peserta dari masing-masing 10 sekolah, dan alhamdulillah semuanya hadir. Jadi total 60 peserta hadir penuh. Bicara soal target, Komisi Informatika dan Komunikasi ini sudah tercapai,” ujar H. Naharuddin saat membuka kegiatan tersebut, Minggu (6/9/2026) di Aula Al-Fatih MUI Papua Barat.

Ia menerangkan bahwa capaian ini menjadi bukti kerja keras luar biasa dari Komisi Informatika dan Komunikasi MUI Papua Barat. Kegiatan ini dihadiri oleh para pelajar tingkat SMP, SMA dan mahasiswa, serta didampingi oleh guru pendamping.
Kehadiran guru, kata H. Naharuddin, bertujuan agar materi yang disampaikan dapat dipahami dan disosialisasikan kembali kepada siswa-siswi lainnya di sekolah masing-masing.
“Kehadiran guru pendamping agar beliau-beliau juga memahami materi yang disampaikan, sehingga dapat diteruskan dan disampaikan kepada siswa yang lain, terutama di tingkat SMP dan SMA,” jelasnya.
Kepada para peserta, H. Naharuddin berpesan agar tidak merasa berkecil hati bagi peserta tingkat SMP. Justru di usia muda, potensi kreativitas sangat besar. “Kepada adik-adik tingkat SMP, jangan berkecil hati. Bukan berarti kakak-kakak SMA lebih unggul di media sosial. Bisa saja adik-adik SMP jauh lebih kreatif dan lebih inspiratif,” tuturnya.

Tiga Materi Pokok, Tiga Narasumber
Harapan utama MUI Papua Barat dari kegiatan ini adalah lahirnya konten-konten kreatif yang islami dan bermanfaat dari tangan para peserta.
“Harapan kami dari MUI, adik-adik bisa menciptakan konten-konten yang kreatif, yang islami, yang inspiratif. Nanti akan disampaikan lebih mendalam oleh para pemateri. Ada tiga materi pokok dan tiga narasumber yang akan membagikan ilmunya,” ujarnya.
Meski hanya berlangsung dalam satu hari, H. Naharuddin berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan baik dan mengambil manfaat sebesar-besarnya.
“Terima kasih kepada narasumber, Komisi Informatika dan Komunikasi, serta seluruh peserta yang telah antusias hadir. Semoga kegiatan ini melahirkan Mujahid Muda Digital yang menyebarkan kebaikan di dunia maya,” pungkasnya.
Ketua Komisi Informatika dan Komunikasi MUI Papua Barat, Kris Tanjung, SKM menambahkan,  tiga narasumber yang dihadirkan yakni Ketua PWI Papua Barat, Bustam, ST yang membawakan materi Islam dan Papua Barat, dengan topik tabayyun di era hoaks dan deepfake serta merawat persaudaraan dan perdamaian dalam genggaman handpone anda.
Komisi Fatwa MUI Papua Barat, Ustadz Abdul Rahman, S.Pd.I membawakan materi Islam dan diri sendiri dengan topik overthingking dan ketenangan jiwa, FOMO dan krisis syukur, mencari identitas di usia muda serta menjadi muslim di era modern dan Sekretaris DPW Hidayatullah Papua Barat, Ustadz Miftahuddin, S.Hi membawakan materi Islam dan dunia digital dengan topik AI dan masa depan manusia, etika muslim di media sosial dan menjadi mujahid digital.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada ketiga pemateri, yang sudah menyampaikan materi yang luar biasa, sangat menarik dan mendapat respon yang baik dari peserta,” kunci Kris.(red)

Komentar Anda

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses