Klarifikasi dan Permintaan Maaf Rektor UNIPA

0
78
MANOKWARI,KLIKPAPUA.com—Rektor Universitas Papua (UNIPA), Dr.Meky Sagrim secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh kepala suku besar Lapago, Mepago, Keluarga Besar Ikatan Kerukunan Masyarakat  Wamena, Ikatan Mahasiswa Jayawijaya,  Pemerintah Kabupaten Jayawijaya terkait surat Rektor UNIPA tanggal 21 Juli 2021 yang ditujukan kepada kepolisian Resort Manokwari  tentang aksi demo di kampus UNIPA yang dalam redaksi menyebutkan “sekelompok mahasiswa asal Wamena”
Dalam siaran persnya kepada sejumlah wartawan di depan Rektorat Kampus UNIPA, Jumat (6//8/2021), Meky Sagrim mengatakan tidak bermaksud mendiskreditkan suku atau kelompok sosial masyarakat Wamena. Menurutnya, surat tersebut dikeluarkan karena adanya pengrusakan fasilitas gedung-gedung kampus dan beberapa fakultas, kemudian adanya penganiayaan kepada Kepala Biro Perencanaan Akademi dan Kemahasiswaan.
“Semua itu terjadi pada situasi tensi cukup tinggi sebagai rasa emosional dan kekecewaaan atas tindakan anarkis perusakan fasilitas milik Negara yang berada di kampus UNIPA dan penganiayaan terhadap Kepala Biro Perencanaan Akademik dan Kemahasiswaan yang dilarikan ke rumah sakit, karena terluka parah dan dalam keadaan tidak sadar,” ungkapnya.
Sehingga tindakan yang diambil dengan menghubungi pihak Kepolisian Resort Manokwari, namun pihak kepolisian menyampaikan harus ada surat yang dibuat,  sehingga pihaknya membuat surat tersebut dalam keadaan yang benar-benar mendesak. “Oleh sebab itu melalui kesempatan ini dengan tegas saya sebagai Rektor  UNIPA menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya atas pernyataan tersebut,” tegasnya.
Pada kesempatan ini Rektor Unipa mengajak semua masyarakat asli Papua untuk membangun dan menjaga UNIPA sebagai ibu dari peradaban kita, secara institusi pihaknya membuka tangan untuk bersama-sama pemerintah daerah di seluruh Tanah Papua untuk mempersiapkan sumber daya manusia Papua di UNIPA melalui prosedur, aturan dan mekanisme akademik yang benar, guna menyiapkan generasi emas Papua. (aa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.