Ketua DPD ASISI Manokwari: Teknisi Butuh Alat Recovery Freon

0
Ketua DPD Asosiasi Teknisi Refrigerasi dan Tata Udara (ASISI) Manokwari, Ferdi Liem. (Foto: Aufrida/klikpapua)
MANOKWARI,KLIKPAPUA.COM- Ketua DPD Asosiasi Teknisi Refrigerasi dan Tata Udara (ASISI) Manokwari, Ferdi Liem mengatakan, Musicool merupakan produk yang sudah lama. Dan salah satu alternatif pengganti refrigen masa depan, karena sifatnya ramah lingkungan.
Hal ini disampaikan Ferdi Liem saat ditemui wartawan usai kegiatan pelatihan teknisi AC/Kulkas di Swiss belhotel, Rabu (11/3/2020). Yang jadi masalah kata Ferdi Liem, freon yang lama mau dikemanakan. Teknisi butuh alat  recovery, sehingga freon yang lama tidak langsung dibuang ke udara. “Kalau kita buang ke udara sama saja no good go green, karena kita lepas langsung ke udara maka akan merusak ozon, makanya saya sampaikan harus ada andil dari lingkungan hidup untuk bagaimana mengolah limbah yang kita recoveri,” ungkapnya.
Menurutnya hal ini merupakan permasalahan yang sangat vital, karena freon  yang dibuang untuk dimusnahkan, bukan dengan cara di buang ke udara. “Jika dibuang ke udara maka ozon kita akan menipis,” tuturnya.
Ditambahkan Ferdi  memang ada proses pembakaran pada suhu panas tertentu untuk dimusnahkan, tetapi yang punya alat tersebut baru satu di Indonesia, yakni di Bandung dan biaya pemusnahannya pun lebih mahal dari harga freon.
“Kita recoveri dan ditampung oleh Dinas Lingkungan Hidup dan dikirim ke Jawa, karena untuk pemusnahannya sendiri perkilonya membutuhkan anggaran Rp 50 ribu,” katanya.
Sementara pengguna AC di Manokwari jumlahnya sangat signifikan, sehingga penggunaan freon pun sangat besar. Sehingga apabila pemerintah mendukung program ini yang lebih dulu dituju untuk go green adalah instansi-instansi pemerintah.”Makanya saya pikir instansi harus di undang, biar kantor yang jadi percontohan,” tambahnya.
Sebab menurutnya, apabila hanya wacana go green, tapi tidak ada solusi, pelaksanaannya tetap sama saja. “Saya harapkan kepada pihak Pertamina jangan ada masalah saat  pendistribusian produk karena kita teknisi ini banyak akal tak ada akar rotan pu jadi, tidak ada musicool juga maka kita akan kembali lagi pada freon,” tuturnya.
Sehingga harus ada singkronisasi antara pihak pemasok dan pemerintah daerah dan pemerintah pusat.”Kita dukung program musicool karena ini produk dalam negeri, tapi selama solusi ini belum ada maka itu agak susah nanti,” tegasnya.(aa/bm)
Editor: BUSTAM
 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.