KBM Tatap Muka Terbatas di Papua Barat Disesuaikan dengan Penetapan Status PPKM

0
58
Vaksinasi massal khusus pelajar dan tenaga kependidikan di SMK 2 Manokwari.
MANOKWARI,KLIKPAPUA.com— Vaksinasi pelajar dan tenaga kependidikan di Provinsi Papua Barat ditargetkan selesai September 2021 untuk segera dimulainya Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka terbatas.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat Barnabas Dowansiba mengatakan, pelaksanaan vaksinasi massal  bagi pelajar dan tenaga kependidikan sedang berjalan, sejak diluncurkan oleh pemerintah setempat pada 20 Agustus lalu. “Hari ini pelajar dan guru di dua sekolah sudah dilakukan vaksinasi yaitu SMK I dan  dan SMK II di kota Manokwari. Secara bergiliran dalam satu pekan ini tim vaksinator akan mendatangi sekolah lainnya pula,” ujar Dowansiba, Senin (23/8/2021).
Dia berujar efektivitas KMB tatap muka terbatas pun akan bergantung pada situasi epidemiologi daerah dengan memperhatikan tingkat temuan kasus baru karena berhubungan pada penerapan PPKM. “KBM tatap muka terbatas di provinsi ini akan disesuaikan pula dengan penetapan status PPKM. Jika Papua Barat sudah berada pada PPKM level 2 maka sekolah tatap muka terbatas baru bisa dilaksanakan di Kabupaten Kota se Papua Barat,” ujarnya.
Selanjutnya Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan berharap peran serta orangtua dalam memberikan motivasi positif kepada anak usia 12-17 tahun untuk mengikuti vaksinasi. “Orangtua harus memberikan motivasi positif tentang kegunaan vaksinasi COVID-19 sehingga terbentuklah kekebalan pada kelompok pelajar dan guru sekolah agar KBM tatap muka bisa segera berlangsung,” ujar Gubernur kala meninjau pelaksanaan vaksinasi massal bagi pelajar di Manokwari.
Gubernur juga menerangkan bahwa cakupan vaksinasi dosis kedua untuk anak di provinsi ini sudah mencapai 3.837 orang anak atau 3 persen dari  127. 914 total target. (aa/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.