KLIKPAPUA.COM, MANOKWARI– Masih maraknya penggunakan knalpot racing membuat warga masyarakat Manokwari resah.

Terkait hal ini Kapolres Manokwari, AKBP Adam Erwindi mengaku beberapa waktu lalu telah memanggil para bengkel variasi, agar membatasi penjual knalpot racing.

Sebab, dalam penjualan memang mereka (bengkel,red) mendapat keuntungan, tapi ketika ada masalah, yang dituding adalah pihak kepolisian.

“Kita sudah coba tangkap. Tertibkan. Kita coba terus razia tiap malam. Tapi masih tetap saja. Bahkan aparat sering bentrok dengan oknum-oknum di lapangan,” ungkap Kapolres AKBP Adam Erwindi ketika diwawancarai awak media, Senin (3/6/2019) usai melakukan pemantauan posko Lebaran di Bandara Rendani Manokwari.

Ia menyarankan kepada semua warga masyarakat untuk menjaga lingkungan masing-masing. Bagi yang melihat di kompleksnya ada penggunaan knalpot racing, dapat ditegur.

“Karena pengguna knalpot racing itu tidak ada larangannya. Tapi kalau membuat bising. Barulah disitu ada pelanggaran ketertiban umumnya. Kalau hanya gunakan saja, kita tidak bisa melarang. Yang jual pun, bengkel-bengkel tidak bisa proses,” tuturnya.

Yang dibutuhkan sekarang ada pada kesadaran bersama. “Karena bagi dilingkungan yang ada anak bayi dan sakit jantung, tentu hal ini akan sangat menganggu sekali. Kita akan tetap upaya melakukan razia setiap minggunya terkait ketertiban umum,” demikian ujar kapolres.

Editor : Bustam

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.