Job Fair Papua Barat Diserbu 4.000 Pencaker, Disnaker Pastikan Berlanjut Tahun Depan

0
Edward Towansiba, Kepala Disnakertrans Papua Barat.

MANOKWARI,KLIKPAPUA.com– Job Fair Papua Barat 2026 diserbu sekitar 4.000 pencari kerja (Pencaker), jauh melampaui 643 lowongan yang tersedia dari 28 perusahaan.

Tingginya animo tersebut mendorong Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Disnakertrans) Provinsi Papua Barat berencana kembali menggelar kegiatan serupa pada 2027.

Kepala Disnakertrans Provinsi Papua Barat Edward Towansiba mengatakan, dari total 4.000 pendaftar, sekitar 2.000 orang mendaftar secara daring dan 2.000 orang lainnya secara luring.

“Mulai dari pertama pembukaan, kurang lebih 2.000 yang mendaftar secara online dan yang secara offline 2.000. Jadi, semuanya berjumlah sekitar 4.000. Sedangkan kuota yang disiapkan oleh 28 perusahaan berjumlah 643 lowongan pekerjaan,” kata Edward, Senin (21/9/2026)

Menurutnya, tingginya jumlah pendaftar menunjukkan besarnya animo masyarakat, khususnya pencari kerja Orang Asli Papua (OAP), untuk mendapatkan kesempatan bekerja melalui Job Fair tersebut.

Edward menyebut Job Fair 2026 sebagai uji coba yang mendapat respons besar dari pencari kerja maupun dunia usaha.

“Tahun ini kita uji coba, tetapi ternyata banyak juga yang membuka lowongan kerja, ada 28 perusahaan,” ujarnya.

Melihat besarnya antusiasme tersebut, Edward memastikan Disnakertrans akan kembali menggelar Job Fair pada 2027 dengan memperluas kerja sama, termasuk mendorong keterlibatan perusahaan besar seperti BP, Genting Oil, dan Nusantara Gas.

“Rencana ada perusahaan-perusahaan besar, termasuk BP, Genting Oil, dan Nusantara Gas. Untuk tahun depan tetap kami panggil untuk mereka menyiapkan sesuai dengan kebutuhan tenaga kerja,” katanya.

Ia menambahkan, Disnakertrans berperan membangun kerja sama dengan perusahaan sekaligus memetakan kebutuhan tenaga kerja di lapangan agar penyelenggaraan Job Fair mendatang dapat menyediakan lebih banyak lowongan.

“Kami turun langsung untuk mengecek kebutuhan-kebutuhan mereka sesuai dengan yang dibutuhkan oleh perusahaan. Kami berharap ke depan tentunya bisa lebih besar lagi,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan Job Fair 2026, masing-masing perusahaan melakukan wawancara terhadap pelamar, dilanjutkan pelengkapan dokumen sebelum rangkaian kegiatan ditutup pada Jumat.

Proses seleksi selanjutnya diserahkan sepenuhnya kepada masing-masing perusahaan berdasarkan kompetensi dan kebutuhan tenaga kerja.

“Secara teknis nanti kita kembalikan kepada masing-masing perusahaan. Mereka sudah melakukan interview dan melengkapi dokumen. Jadi, nanti informasi mengenai apakah sudah diterima atau belum, dicek di masing-masing perusahaan, karena disesuaikan dengan kompetensi dan kemampuan,” jelasnya.

Edward menyampaikan apresiasi kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Barat yang telah memberikan kesempatan kepada Disnakertrans menjalankan kegiatan tersebut melalui program Papua Produktif, bagian dari upaya mendorong peningkatan produktivitas masyarakat dan membuka akses lapangan pekerjaan bagi OAP. (dra)


Komentar Anda

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses