Hindari Kemacetan, Pemkab Manokwari Siapkan Rencana Pengembangan Ruas Jalan

0
99
MANOKWARI,KLIKPAPUA.com— Kabupaten Manokwari melakukan pengembangan infrastruktur secara modern,  mengingat Manokwari adalah ibukota provinsi dan juga sebagai kota peradaban di Tanah Papua.
Bupati Manokwari Hermus Indou mengatakan infrastruktur  Kota Manokwari perlu dikembangkan kapasitas dan kualitas infrastrukturnya.  Pasalnya saat ini sudah tidak memadai untuk menjawab kebutuhan Manokwari sebagai pusat peradaban di tanah Papua dan juga ibukota Provinsi Papua Barat.
“Pembangunan infrastruktur di Kabupaten Manokwari akan kita lakukan secara modern,  jadi ada rekayasa-rekayasa  infrastruktur yang  kita bangun, tetapi juga eksisting infrastruktur yang ada. Kita juga bisa tingkatkan kapasitas dan juga kualitasnya,” ungkap Hermus.
Infrastruktur  yang disiapkan kata Hermus, akan mampu menjawab kebutuhan kota di masa mendatang. Karena sebagai ibukota provinsi dan kota peradaban, tentu banyak penduduk yang akan hijrah ke Manokwari.  Hal ini disampaikan saat ditemui wartawan usai melakukan survei lapangan,  Sabtu (7/8/2021).  Menurut Hermus, yang harus disiapkan adalah infrastruktur yang memadai sesuai kapasitas atau fungsi kota secara memadai, sehingga suatu saat Kabupaten Manokwari khususnya dikawasan perkotaan ini tidak mengalami macet, seperti kota-kota lain di Indonesia.
Hermus berharap semua elemen masyarakat   dan stakholder terkait, termasuk Pemkab Manokwari, Pemprov Papua Barat juga Pemerintah Pusat berkomitmen untuk bersama-sama berjuang membangun peradaban infrastruktur  dan juga peradaban dalam aspek-aspek pembangunan lainnya khususnya di Kabupaten Manokwari. “Khusus untuk masyarakat Manokwari saya percaya  tentu pembangunan infrastruktur ini  secara sosial akan berdampak kepada kehidupan masyarakat dan melewati kawasan pemukiman dan lain sebagainya,” tuturnya.
Pemerintah Kabupaten Manokwari juga menurut Hermus, berkomitmen melakukan ganti rugi terhadap semua rumah-rumah penduduk yang terkena dampak dari pembangunan infrastruktur Kabupaten  Manokwari. “Kita berharap masalah hak ulayat tidak menjadi hambatan di dalam pembangunan sebuah infrastruktur di kabupaten,” harapnya.
Ditambahkan Bupati, dimana infrastruktur ruas jalan yang akan dikembangkan yakni ruas jalan Kantor Bupati, menghubungkan Sowi Gunung dengan Soribo,  dua jalur dari Mako Brimob yang terhubung dengan exsisting jalan kantor bupati, dan dengan Jalan Bram Ataruri.
Kemudian  ada peningkatan jalan dua jalur Sujarwo Condronegoro yang akan terhubung dengan Jalan Trikora Wosi. Kemudian sampai dengan jalan lingkar  yang melewati Pantai Wosi arah bandara, dan juga peningkatan dua jalur dari Makalo menuju Kampung Misepuri.
“Pemerintah  juga sedang melakukan kajian terkait dengan pengembangan dua jalur di jalan lingkar  kawasan Gunung Meja, masih banyak lagi ruas-ruas jalan Kabupaten  Manokwari yang hendak kita bangun dalam rangka meningkatkan  fungsi  Kabupaten Manokwari sebagai pusat peradaban dan ibukota,” pungkasnya.(aa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.