Di Balik Senyum Duta Muda: JKN Tumbuh di Hati Para Pelajar Manokwari

0

MANOKWARI,KLIKPAPUA.com— Suasana kelas di SMA Negeri 01 Manokwari terasa berbeda siang itu. Bukan sekadar mendengarkan ceramah, para siswa tampak menyimak penuh perhatian saat sosok muda berdiri di depan mereka, berbagi cerita yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Nayza Putri Armas, Duta Muda BPJS Kesehatan Cabang Manokwari Kepedulian Wilayah XII, hadir bukan hanya sebagai pembicara, melainkan sebagai teman yang mengajak memahami satu hal paling berharga sejak dini, yakni kesehatan.

“Menjaga kesehatan perlu dibangun sejak usia muda,” ucap Nayza. Pesannya sederhana, namun maknanya meresap. Kesehatan bukan sekadar tidak sakit, melainkan fondasi bagi setiap langkah meraih mimpi.

Melalui kegiatan Duta Muda EduTour, ia mengajak teman-temannya tak hanya mengenal Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), tetapi memahaminya sebagai perlindungan yang dijaga bersama.

Bagi para pelajar, JKN seringkali hanya terdengar sebagai istilah yang dibawa orang tua. Namun kehadiran Nayza mengubah pandangan itu.

Ia hadir sebagai salah satu dari mereka — muda, akrab, dan penuh semangat — sehingga apa yang disampaikan terasa dekat, relevan, dan menyentuh hati.

Thanaly Pamerro, S.Pd., Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Negeri 01 Manokwari, menyambut langkah ini dengan apresiasi mendalam. Baginya, pengetahuan kesehatan adalah bekal yang tak ternilai di masa pertumbuhan.

“Kesehatan merupakan modal utama bagi peserta didik untuk belajar dan mengembangkan potensi dirinya,” ungkapnya.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap siswa semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan sekaligus mengenal Program JKN sebagai bentuk perlindungan yang telah disiapkan pemerintah,” tambahnya.

Perjalanan Nayza menjadi Duta Muda EduTour pun tak datang begitu saja. Ia melewati proses seleksi yang ketat, memahami peran dan tanggung jawabnya, sebelum akhirnya berbagi tak hanya di satu tempat, melainkan ke berbagai lingkungan — di ruang kelas, di media sosial, di mana pun suara dapat didengar.

“Menjadi Duta Muda bukan hanya tentang kemampuan berbicara di depan banyak orang, tetapi juga tentang keinginan untuk belajar, berbagi informasi, dan mengajak teman-teman memahami pentingnya menjaga kesehatan,” tutur Nayza.

Ia tak sekadar menyampaikan materi. Ia berharap setiap pelajar yang mendengarnya pulang membawa perubahan — menjadi agen yang menyebarkan kesadaran, bukan sekadar menerima informasi.

Agreivy Mahreita Pakasi, Kepala Bagian SDM dan Umum BPJS Kesehatan Cabang Manokwari, melihat potensi besar pada para pemuda. Baginya, menyebarkan pemahaman tentang JKN melalui generasi muda adalah langkah paling strategis.

“Generasi muda memiliki peran yang sangat strategis sebagai penyebar informasi di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat,” katanya.

“Kami ingin membangun pemahaman bahwa JKN adalah investasi penting bagi masa depan. Harapannya, para pelajar tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga mampu menjadi agen yang menginspirasi lingkungan sekitarnya.”

Itulah kekuatan yang ditanamkan BPJS Kesehatan melalui Duta Muda EduTour, bahwa perlindungan kesehatan tak berhenti di pendaftaran. Ia hidup ketika setiap orang — terutama yang muda — memahaminya, menyebarkannya, dan menjaganya.

Di Manokwari, benih itu kini mulai tumbuh. Dari satu ruang kelas ke ruang lainnya, dari satu teman ke teman lainnya. JKN bukan lagi sekadar program. Ia menjadi kepedulian yang mengalir, diwariskan, dan dijaga bersama — dimulai dari mereka yang paling muda, yang akan membawa masa depan.(rls/red)


Komentar Anda

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses