Bupati dan Wabup Manokwari, Mansel, Pegaf dan Raja Ampat Resmi Dilantik Gebernur Mandacan

0
105
MANOKWARI,KLIKPAPUA.com– Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan resmi melantik Bupati dan Wakil Bupati terpilih Kabupaten Manokwari Hermus Indou S.IP.,MH dan Drs Edy Budoyo, Manokwari Selatan Markus Waran ST.,MT dan Wempi Weli Rengkung, Pegunungan Arfak Yosias Saroy SH.MH dan Marinus Mandacan SIP, serta Bupati dan Wabub Raja Ampat Abdulatif Faris  Umlati dan Orideko Burdam.
Pelantikan tersebut berdasarkan SK Mendagri Nomor 131.92-278/2021 tentang pengesahan, pengangkatan kepala daerah hasil pilkada serentak di Papua Barat. “Maka hari ini saya atas nama Mendagri melantik Bupati dan Wakil Bupati di 4 daerah  yaitu Bupati dan Wakil Bupati Manokwari, Mansel, Pegaf dan Raja Ampat. Dengan tetap mengacu pada prokes tentang pencegahan penyebaran virus corona,”ungkap Mandacan, saat membacakan sambutannya pada Acara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Janji, Bupati dan Wakil Bupati periode 2021-2024, di auditorium PKK Provinsi PB, di Arfai, Jumat (26/2/2021).
Pelantikan 4 Bupati ini merupakan suatu bentuk kepercayaan besar  masyarakat sehingga hal ini harus menjadi modal berharga Bupati dan Wabub dalam melaksanakan agenda pembangunan disetiap daerahnya demi mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran bagi masyarakat. “Untuk itu, saya ingatkan kepada para Bupati dan Wabub yang baru dilantik bahwa saudara adalah milik seluruh lapisan masyarakat tanpa perbedaan, pertentangan dan permasalahan yang terjadi saat Pilkada,”kata Mandacan.
Persoalan yang pernah terjadi dalam pelaksanaan Pilkada harus dihilangkan, dan wujudkan kesejahteraan itu melalui realisasi program kerja yang disosialisasikan kepada masyarakat dalam kampanye politiknya saat Pilkada. “Pastikan para Bupati bekerja siang dan malam, memastikan seluruh rakyat di pelosok bisa merasakan pelayanan pemerintah dalam kesehariannya. Pastikan rakyat peroleh air bersih , listrik, menikmati layanan transportasi yang memadai  serta bisa mengakses  layanan pendidikan dan kesehatan dengan kualitas yang baik,”tandasnya.
Yang harus diingat Mandacan menambahkan, bahwa persoalan pilkada jangan sampai menjadi jurang pemisah antara satu dan yang lain tetapi justru menjadi sarana mendewasakan seluruh pemangku kepentingan dalam berpolitik.
Pelantikan tersebut juga dirangkaikan dengan penandatangan Pakta integritas sebagai wujud komitmen terhadap pelaksanaan dan pemberantasan korupsi di daerah. Masyarakat juga diminta untuk mendukung Kepala Daerah yang baru dilantik dalam menjalankan.(aa/*)
 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.