Buka Musda II PPNI Kaimana, Asisten II Tekankan Transformasi Kesehatan dan Semangat Pengabdian Tinggi

0

KAIMANA,KLIKPAPUA.com – Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Kaimana, Dedy Junaedi Ombaier, secara resmi membuka Musyawarah Daerah (Musda) II Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Kaimana, Rabu (13/5/2026).

Forum ini menjadi momen penting untuk evaluasi kinerja, konsolidasi organisasi, serta pemilihan kepengurusan baru guna memperkuat peran perawat dalam pelayanan kesehatan di daerah.

Dalam sambutannya, Dedy menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh insan perawat yang selama ini berdedikasi tinggi menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan dan pengobatan bagi masyarakat. Menurutnya, Musda ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan wadah strategis untuk menyatukan visi, memperbaiki kinerja, dan memilih pemimpin yang mampu membawa PPNI Kaimana menjadi organisasi yang lebih baik, tanggap, dan responsif terhadap kebutuhan kesehatan masyarakat.

“Musda tahun ini mengusung tema ‘Perawat Kaimana Solid, Profesional dan Berdaya untuk Transformasi Kesehatan Papua Barat’. Tema ini sangat relevan dan tepat sasaran dengan tantangan pelayanan kesehatan yang kita hadapi saat ini,” ujar Dedy di hadapan para peserta musda.

Dedy menegaskan, arah transformasi kesehatan yang sedang digalakkan membutuhkan dukungan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kuat, adaptif, dan kompeten dalam mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan serta teknologi kesehatan. Lebih dari itu, setiap tenaga perawat wajib memiliki semangat pengabdian yang tulus dan tinggi.

“Perawat memiliki peran sangat strategis sebagai motor penggerak utama peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di daerah ini. Tanpa peran aktif dan profesionalisme kalian, kemajuan sektor kesehatan akan sulit terwujud,” tegasnya.

Ia juga menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Kaimana untuk terus mendukung pembangunan di sektor kesehatan. Dukungan tersebut meliputi penyediaan sarana dan prasarana yang memadai, peningkatan kapasitas dan kualitas tenaga kesehatan, serta penguatan jangkauan pelayanan hingga ke tingkat distrik dan kampung.

“Mari kita jaga selalu etika profesi, perkuat komitmen, dan tingkatkan pengabdian yang tinggi kepada bangsa, negara, dan terlebih lagi kepada masyarakat Kabupaten Kaimana yang sangat membutuhkan pelayanan terbaik dari kita semua,” ajak Dedy.

Sementara itu, Sekretaris PPNI Provinsi Papua Barat, Michael Osok, menjelaskan bahwa struktur organisasi PPNI tersusun berjenjang, mulai dari tingkat Pusat, Provinsi, hingga Kabupaten/Kota, lengkap dengan unit kerja atau Komisariat. Struktur ini sengaja dibentuk untuk memudahkan koordinasi, pembinaan anggota, serta penyebaran informasi kebijakan profesi secara merata.

Ia menyampaikan visi besar PPNI, yaitu menjadi organisasi profesi yang handal, disayangi oleh anggotanya, dicintai dan dipercaya pemerintah, serta disegani oleh organisasi profesi lainnya. Michael mencontohkan kekuatan dan eksistensi organisasi ini yang semakin kokoh, terbukti dengan lahirnya Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023, serta adanya capaian membanggakan di mana tiga orang perawat kini telah dipercaya menjabat sebagai Direktur di beberapa Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).

“Sampai hari ini kita masih tetap disegani, kuat, dan solid. Itu bukti kerja keras kita bersama. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh anggota PPNI di Kaimana, jadilah anggota yang baik, terus junjung tinggi kode etik, dan jangan hentikan upaya mengembangkan kompetensi profesi demi kemajuan kita bersama,” pesan Michael mengakhiri arahannya.

Kegiatan Musda II PPNI Kaimana ini dihadiri pula oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Kaimana, Subhan Hassannoesi, Kepala BPBD Kaimana, Hans Litaay, serta seluruh anggota PPNI Kabupaten Kaimana yang hadir dengan penuh semangat dan antusiasme.(lau/red)


Komentar Anda

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses