BI Papua Barat Prediksi Tahun Ini Kebutuhan Uang Tunai Selama Ramadan dan Idul Fitri Naik 14,28 Persen

0
118
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua Barat Ruth Eka Trisilowati bersama Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Papua Barat Lazarus Ullo, Kepala Bulog Sub Divre Manokwari Firman Mando, Perwakilan Distributor CV.Makmur Perkasa Febri dan Perwakilan Bank Papua Feri Wabia menggelar Bincang Bareng Media (BBM) yang diadakan di Café Laut salah satu hotel di Manokwari, Jumat (8/4/2022). (Foto: klikpapua)
MANOKWARI,KLIKPAPUA.com–Kantor perwakilan Bank Indonesia (BI) provinsi Papua Barat memproyeksikan, kebutuhan uang tunai pada periode Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri tahun ini akan mengalami kenaikan dibanding periode yang sama tahun 2021.
Kepala Kantor BI Perwakilan Provinsi Papua Barat, Rut W Eka Trisilowati mengatakan, untuk memenuhi kebutuhan uang tunai pada periode Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri tahun ini, BI Papua Barat menyediakan uang tunai sebesar Rp 360 miliar, atau meningkat 14,28 persen  dari realisasi tahun 2021 sebesar Rp 305 muliar.
“Strategi penukaran uang jelang hari raya idul fitri ada kenaikan 14,28 persen, kebutuhan uang sangat erat dengan PDRB, semakin tinggi kebutuhan ekonomi semakin tinggi pula kebutuhan uangnya. Jika dilihat kebutuhan velume uang tinggi, berarti ekonomi Papua Barat masih tumbuh,” tutur Ruth dalam Bincang Bareng Media (BBM), Jumat (8/4/2022) di salah satu hotel Manokwari.
Ruth mengatakan, kebutuhan uang selama Ramadan dan Idul Fitri di daerah ini akan dipenuhi melalui perbankan, kantor BI baik di kas keliling. “Masyarakat bisa datang tampa KTP, yang penting ada uang yang mau ditukar. Dan bisa komplain ke Bank Indonesia terkait uang layak edar. Kita sudah mendistribusikan hasil cetak sempurna, benar-benar uang baru yang belum pernah dipakai sama sekali, masih baru dan masih lengket,” ujarnya.
Diutarakan, penukaran uang akan dibatasi, per hari satu KTP hanya bisa melakukan penukaran sebesar Rp 3,8 juta. Setelah melakukan penukaran harus di remove agar dapat melakukan penukaran kembali di hari esok.
Dalam kegiatan bincang bareng media ini, turut menghadirkan narasumber kepala BI Papua Barat, Diskepang Papua Barat, BPD Papua KC Manokwari, Kepala Bulog Sub Divre Manokwari, dan Pelaku Usaha CV. Makmur Perkasa. Kegiatan tersebut dikemas suasana santai, dengan melakukan tanya jawab, dan ditutup berbuka puasa bersama. (dra)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.