Pekerja Hulu Migas dalam GSK Peduli Covid-19 Gelar Rapid Test Gratis

0
130
KOTA SORONG,KLIKPAPUA.COM–Para pekerja hulu migas dalam Gerakan Setitik Kasih (GSK) peduli Covid–19 kembali  mengelar aksi sosial. Kali ini dengan memberikan kesempatan kepada beberapa tokoh masyarakat dan pemangku kepentingan untuk melakukan uji cepat (rapid test) Covid-19 tanpa pungutan biaya.
Kegiatan rapid test Covid-19 gratis yang dilakukan selama tiga hari, sejak 03-05 Agustus 2020, dilaksanakan oleh tenaga-tenaga medis yang ikut mendukung GSK dari pekerja hulu migas peduli yang diadakan di Kota Sorong.
Koordinator gerakan setitik kasih Dolmince Karsau, Magdalena Dimara dan Donabela Ayatanoi yang adalah para srikandi asli Papua, sejak awal merebaknya wabah terpanggil untuk terus berbagi kasih dalam masa pandemik Covid-19.
Mereka bergerak tidak mewakili institusi atau perusahaan tertentu,namun mewakili para pekerja pekerja industri hulu migas yang bekerja di wilayah Papua dan Maluku. Mereka terus mengumpulkan dan memberikan dukungan, agar masyarakat dapat terbebas dari dampak pandemi Covid- 19.
Salah satu koordinator GSK, Magdalena Dimana menyampaikan bahwa gerakan ini adalah salah satu bentuk kepedulian kecil dari para pekerja hulu migas wilayah Papua dan Maluku. Kami mencoba terus bekerja serta mendorong agar lebih banyak lagi masyarakat yang bisa terjangkau.
“Kami berupaya agar kegiatan donasi ini terus bisa diadakan selama masa pandemic, tentunya dengan harapan semakin banyak sentuhan kasih dari individu individu pekerja hulu migas lainnya, agar dapat mengurangi dampak yang mungkin ada bagi masyarakat akibat Covid- 19,” tutup Magda, biasa ia disapa.
Gerakan Setitik Kasih Peduli Covid-19 kali ini berhasil mengumpulkan donasi rapid test Covid-19, yang keseluruhannya langsung dimanfaatkan dengan dukungan yayasan yang bergerak dibidang kesehatan masyarakat Papua, bertempat di kantor ASP lantai 2, Jalan Arfak No.8 Papua Health Institute Sorong. Rapid test dilakukan kepada 25 orang peserta yang sudah terjaring yang terdiri dari tokoh agama, jurnalis dan para pemangku kepentingan di wilayah Sorong Raya.
Disela-sela melakukan pengambilan sampel darah untuk keperluan test covid, dr. Ryan Kurniawan menyampaikan “pemeriksaan yang dilakukan berdasarkan sample darah adalah untuk melihat antibody manusia dimasa lalu. apakah dalam 2 minggu terakhir sudah kena sehingga reaktif terhadap virus korona. Hasil rapid test dapat memperlihatkan adanya IgG atau IgM dalam darah”.
Jika ada maka hasil rapid test dinyatakan positif ada infeksi, tetapi bukan diagnosis yang mengambarkan infeksi Covid – 19. “Validitas rapid test ini hanya berlaku selama tujuh hari,” ujar dr. Ryan.
Sementara itu, Pdt. Joz Tutuharima, yang ditunjuk oleh Ketua klasis Raja Ampat Tengah, sebagai keterwakilan tokoh yang kerap terus beraktifitas ditengah pandemik serta berkesempatan melakukan test, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Gerakan setitik kasih peduli Covid–19  yang sudah bekerja keras dalam menyelenggarakan kegiatan sosial untuk berbagi dan melayani dengan kasih bagi masyarakat.
“ini sangat baik sekali, karena sudah membantu masyarakat. Kegiatan ini harus terus didukung sehingga masyarakat lebih sadar akan kesehatan dan tidak kawatir dalam menghadapi pandemi Covid–19,” tutur Pdt. Joz Tutuharima penuh harapan.(rls/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.