Sekda Kaimana Minta 7 SMA-SMK Implementasikan Kurikulum Merdeka Belajar

0
Sekda Kaimana, Donald R. Wakum, membuka pelatihan Kurikulum Merdeka Belajar dan Penatausahaan Ijazah bagi Guru jenjang SMA/SMK Se-Kabupaten Kaimana, Kamis (12/6/2024) di aula SMAN 1 Kaimana. (Foto: Laurens/klikpapua)

KAIMANA,KLIKPAPUA.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kaimana, Donald E. Wakum, meminta tujuh Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di wilayahnya untuk segera mengimplementasikan Kurikulum Merdeka Belajar.

Permintaan tersebut disampaikan Sekda Wakum saat membuka pelatihan Kurikulum Merdeka Belajar dan Penatausahaan Ijazah bagi Guru jenjang SMA/SMK Se-Kabupaten Kaimana, Kamis (12/6/2024) di aula SMAN 1 Kaimana.

“Di Kabupaten Kaimana baru 2 Sekolah Menegah Kejuruan (SMK) yang menerapkan kurikulum merdeka belajar. Jadi bagi 7 sekolah lainnya, SMA dan SMK yang belum menerapkan kurikulum merdeka belajar, agar segera menyesuaikan diri,” tutur Sekda Wakum.

Dikatakan Sekda, Kurikulum Merdeka diwajibkan secara nasional untuk semua jenjang satuan pendidikan, merupakan inovasi yang luar biasa dari Kemendikbudristek di bawah pemerintahan Presiden Joko Widodo.

“Kurikulum Merdeka adalah kurikulum dengan pembelajaran intrakurikuler yang beragam di mana akan lebih optimal agar peserta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi,” ucapnya.

Menurutnya, Berdasarkan regulasi dan amanat undang-undang mengharuskan pemerintah daerah Kabupaten Kaimana, untuk mengalokasikan anggaran dari APBD sebesar 20 persen untuk dunia pendidikan.

“Jadi di tahun 2024 ini, Pemkab Kaimana telah mengalokasikan anggaran pendidikan sebesar 1,2 triliun, jika kita alokasikan ke anggaran pendidikan sebesar 20 persen, berkisar 240 miliar dan hal itu telah dicapai Pemkab Kaimana,” kata Sekda Wakum.

Disamping itu, masih ada keperluan belanja pembangunan, kebutuhan belanja publik, belanja pegawai barang dan jasa yang sangat meningkat dan fluktuatif, sehingga tidak mudah untuk mengalokasikan anggaran sebanyak 240 milliar, untuk pendidikan.

“Ini merupakan komitmen Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kaimana dalam mendorong pendidikan di wilayahnya,” tegas Sekda.

Ini merupakan wujud kepedulian pemerintah daerah bagi masyarakat melalui dunia pendidikan, banyak program dan kegiatan yang dilaksanakan untuk mengembangkan pendidikan di Kabupaten Kaimana agar tertata dengan baik.

“Sehingga Pendidikan Kurikulum merdeka ini bisa tersentuh dan memberikan manfaat yang baik bagi dunia pendidikan, terutama bagi tenaga pendidik dan para murid,” ucapnya lagi.

Diharapkan, semua para guru bisa mengikuti pelatih ini dengan baik, sehingga bisa memahami metode pembelajaran dari kurikulum merdeka belajar. (lau)





Komentar Anda

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.