Perawat di IGD RSUD Kaimana Wajib Kenakan APD

0
212
dr. Albert Kapitarau, Sp.B, Juru Bicara Covid-19 Kaimana.
KAIMANA,KLIKPAPUA.COM– Sejak Sabtu 28 Maret, perawat yang bertugas di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Kaimana diwajibkan mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) yang didapat dari Provinsi Papua Barat. Kewajiban mengenakan APD bagi perawat IGD ini, dikarenakan minimnya jumlah tenaga yang bertugas.
Hal ini disampaikan Juru Bicara Covid-19 Kaimana, dr. Albert Kapitarauw, Sp.B. Menurut Albert, petugas medis bagian IGD harus benar-benar safety untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat.
“Dikarenakan minimnya tenaga medis kami di IGD RSUD Kaimana, maka mulai besok sudah kami wajibkan memakai alat pelindung diri dalam menangani semua pasien yang masuk lewat IGD RSUD Kaimana,” tegas dr.Albert.
dr.Albert meminta masyarakat, terutama yang berkunjung ke rumah sakit agar tidak panik berlebihan melihat keadaan ini. Kewajiban mengenakan APD bagi para perawat IGD ini hanya dimaksudkan untuk melindungi diri sekaligus mengantisipasi keadaan.
“Untuk saat ini, dimana wabah covid melanda seluruh Indonesia, kami di RSUD Kaimana terpaksa memeriksa siapa pun yang masuk di IGD RSUD dengan memakai pelindung diri. Kami mohon maaf kepada masyarakat Kabupaten Kaimana atas ketidaknyamanan ini,” ujarnya.
Penggunaan coverall tambahnya, harusnya disposible (sekali pakai), tetapi karena jumlahnya terbatas, maka semua rumah sakit terpaksa harus kreatif dalam memecahkan solusi ini. Oleh karenanya, untuk saat ini, semua tenaga medis harus dilindungi, apalagi di IGD RSUD Kaimana yang jumlah terbatas.
“Jadi betul-betul harus kita lindungi karena mereka berada di garda terdepan. Bayangkan kalau kami terkena, siapa yang mau merawat saudara-saudara kita yang sakit,” ujarnya.
Menurut dr.Albert, APD ini merupakan bantuan dari Pemerintah Provinsi Papua Barat yang tiba pada Jumat (27/3/2020) untuk penanganan Covid-19 di Kabupaten Kaimana. Total APD 100 buah, yang didistribusi ke RSUD dan beberapa titim pelayanan.
“APD ini bantuan dari provinsi berupa coverall sebanyak 100 buah, 50 didistribusikan ke RSUD dan 50 buah masih di Posko untuk selanjutnya akan didistribusikan sesuai kebutuhan lapangan,” tutup Dokter. (iw)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.