Peduli Pendidikan, Relawan ‘RUBI’ Berbagi Ilmu

0
480
Relawan RUBI saat memberikan motivasi bagi para guru di Kaimana.

KAIMANA,KLIKPAPUA.COM- Menumbuhkan semangat para guru dalam melaksanakan tugas, sekaligus mengajak masyarakat Kaimana agar lebih peduli terhadap pendidikan, relawan pendidikan dari program Ruang Berbagi Ilmu (RUBI) Kaimana menggelar kegiatan berbagi ilmu melibatkan 30-an guru dari sejumlah sekolah dalam kota Kaimana dan sekitarnya.

Kegiatan yang dijadwalkan 18-20 Juli 2019 dengan tema ‘Guru Adalah Sahabat Siswa’ ini, dibuka Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kaimana, Kosmas Sarkol, S.Pd, Kamis (18/7/2019).

Koordinator RuBI Kaimana, Taufan Fauzan kepada Cahaya Kaimana menjelaskan, RUBI merupakan program Kementerian Pendidikan yang sasarannya adalah para tenaga pendidik terutama pendidikan dasar. RUBI membuka ruang bagi siapa saja yang ingin mengabdikan diri sebagai relawan pendidikan.

Di Kaimana lanjut Kepala Sekolah RUBI ini, sebelum RUBI masuk, pihaknya sudah pernah melaksanakan kegiatan yang sama di bidang pendidikan yakni Kelas Inspirasi Kaimana, yang kegiatannya menyasar pada anak-anak. Jumlah relawan lokal sendiri, yang mendaftar resmi mencapai kurang lebih 30 orang.

“Kami ini terdiri dari orang-orang yang memiliki kepedulian terhadap pendidikan di Kaimana. Awalnya kami ada di Kelas Inspirasi yang sasaran kegiatannya pada anak-anak. Di kelas inspirasi sendiri kami sudah 3 kali memberikan inpirasi kepada anak-anak di wilayah Kaimana dan Arguni,” terang staf Dinas Komunikasi dan Informasi Kaimana ini.

Dijelaskan, program ruang berbagi ilmu ini muncul setelah melihat perkembangan selama pelaksanaan kelas inpirasi, dimana setelah anak-anak sudah cukup termotivasi, timbul persoalan lain yang berasal dari para pendidik. Sehingga muncul program RUBI yang motivatornya adalah para relawan yang datang dengan biaya sendiri dari berbagai kota.

“Setelah kami melaksanakan kelas inspirasi, kami melihat bahwa ternyata anak-anak ini sudah cukup termotivasi untuk belajar. Lalu kami melihat ada sisi lain yang terasa masih kurang, dalam hal ini gurunya yang mungkin kurang termotivasi. Sehingga muncul lah RuBI ini yang sasarannya adalah guru sekolah dasar. Tapi disini sifatnya saling berbagi ilmu, tidak untuk saling menggurui,” terang Taufan.

Di tempat yang sama Retno, salah satu relawan asal Jawa mengatakan, dirinya bersama relawan lainnya datang di Kaimana karena termotivasi untuk membantu masyarakat Kaimana umumnya, agar memiliki kepedulian terhadap pentingnya pendidikan.

“Kami datang dari berbagai daerah, didukung teman-teman relawan lokal untuk berbagi ilmu sekaligus memotivasi para guru khususnya, agar lebih fokus dalam menata pendidikan. Kami ingin melalui kegiatan ini, lahir generasi penerus Kaimana yang berkualitas dan mampu bersaing,” ungkapnya. (iw)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.