Bupati Kaimana Ingin Pilkada 2024 Jujur dan Adil, Minta KPU Jaga Integritas

0
Peluncuran tahapan Pilkada serentak 2024 KPU Kabupaten Kaimana. (foto: Laurens/klikpapua)

KAIMANA,KLIKPAPUA.com – Bupati Kaimana, Freddy Thie menghadiri peluncuran tahapan pemilihan kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024 yang diselenggarakan KPU Kaimana, Sabtu malam (6/7/2024) di stadion Triton.

Bupati Freddy dalam sambutannya mengatakan, politik bukanlah perebutan kekuasaan bagi partainya masing-masing, tetapi politik untuk menyelamatkan dan menyelesaikan revolusi Indonesia.

Bupati Freddy, mengapresiasi KPU dan Bawaslu Kabupaten Kaimana, atas kerja keras dan dedikasi dalam melakukan sejumlah tahapan dan pengawasan menjelang pemilu kepala daerah tahun 2024.

“semua proses ini berjalan dengan baik dan kondusif hingga pada pemilihan tanggal 27 November 2024,” ucapnya.

Menurutnya, sebagai bupati dirinya memiliki tanggungjawab dan kesejahteraan masyarakat Kaimana dimasa yang akan datang.

Ia berharap, Bupati dan Wakil Bupati yang dihasilkan pada pilkada nanti, adalah mereka yang berpihak dan tulus bekerja untuk Kabupaten Kaimana. Untuk itu dibutuhkan profesional dari lembaga penyelenggara pemilu.

“Saya berpesan, kepada KPU Kaimana, agar selalu menjaga integritas, independensi dan netralitas, pegang dan terapkan nilai demokrasi yang jujur dan adil,” harapnya.

Bupati mengajak, seluruh masyarakat yang telah memiliki hak pilih, untuk terlibat aktif dalam setiap tahapan pemilu yang berjalan, partisipasi pemilih sangatlah penting karena demokrasi merupakan tanggungjawab bersama.

Ditempat yang sama, Ketua KPU Provinsi Papua Barat Paskalis Semunya menuturkan, pada 27 November 2024 merupakan hari dimana masyarakat Kaimana menentukan hak politiknya, untuk memilih Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati.

Dijelaskan, pada tanggal 27-29 Agustus 2024, masyarakat Kaimana akan mengetahui, sosok siapa yang akan maju untuk bertarung dalam pilkada melalui jalur perseorangan maupun partai politik.

“KPU bekerja atas kepastian hukum yang berlaku, merujuk kepada undang-undang otsus bahwa calon Gubernur hanya dikhususkan untuk Orang Asli Papua (OAP) sedangkan Bupati dan Walikota masih berlaku untuk umum,” tegasnya.

Pilkada ini merupakan sarana untuk memilih calon Bupati dan Wakil Bupati yang memperoleh amanah langsung dari masyarakat Kaimana.

“Saya menjamin dan bertanggung jawab, akan satu suara yang diberikan, aman sampai pada penetapan bupati terpilih,” tukasnya.

Hadir dalam Kegiatan itu, Forkopimda, Ketua KPU Kaimana bersama Komisionernya, Ketua Bawaslu bersama Komisionernya, tokoh adat, tokoh agama, ketua partai dan jajaran pengurus serta masyarakat setempat. (lau)





Komentar Anda

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.