626 Warga Kaimana Belum Cairkan Bansos di Kantor Pos

1
160
Kepala Kantor Pos dan Giro Kaimana, Gilbert Mahulette
KAIMANA,KLIKPAPUA.com—Sebanyak 626 warga Kaimana dari total 6.936 penerima Bantuan Sosial Pangan (BSP) di Kabupaten Kaimana belum mengambil bantuan tahap II dan III yang didistribusikan melalui Kantor Pos dan Giro Kaimana.
Saat ini pendistribusian masih terus berlangsung. Oleh karenanya, pihak Kantor Pos meminta warga yang namanya tercatat sebagai penerima bantuan untuk segera mengambilnya.
Kepala Kantor Pos dan Giro Kaimana, Gilbert Mahulette menyampaikan ini, Senin (6/9/2021). Menurutnya, pendistribusian bantuan tahap II dan III ini mengalami kendala karena masih banyak warga yang belum melakukan pencairan.
Dijelaskan, untuk tahap II dan III ini setiap penerima mendapatkan Rp.1.200.000, dimana setiap tahap ditetapkan sebesar Rp.600.000.
“Ini Bantuan Sosial Pangan, dulunya disebut BPNT. Setiap tahap 600 ribu dan saat ini kita bayarkan sekaligus 2 tahap dengan total 1.200 ribu. Tapi tahap II dan III ini kita terkendala karena banyak yang belum ambil,” terang Gilbert.
Ia mengajak masyarakat penerima untuk segera mendatangi Kantor Pos dan melakukan pencairan agar bantuan yang diberikan pemerintah ini tersalurkan sesuai jangka waktau yang ditetapkan.
“Kami minta masyarakat yang namanya terdaftar sebagai penerima baik di distrik maupun kampung-kampung yang berada disekitar Kota Kaimana ini untuk segera mengambilnya. Silahkan datang ke Kantor Pos dengan membawa bukti identitas diri,” ujarnya.
Ditambahkan, protokol kesehatan akan tetap menjadi perhatian pihaknya selama penyaluran bantuan. “Kita lihat situasi kalau memang menimbulkan kerumunan kita akan ambil lokasi yang lebih besar dengan tetap menjaga protokol kesehatan,” pungkasnya. (iw)

1 KOMENTAR

  1. Syallom selamat siang bpk..mohon maaf sebelumnya untuk penerimaan bantuan yang di maksud agar di lampirkan nama2 yang dapat bantuan..terima kasih🙏

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.