ORANSBARI,KLIKPAPUA.com–Bupati Manokwari Selatan, Bernard Mandacan, meminta agar pembangunan kawasan transmigrasi lokal yang sebelumnya telah ditandai dengan peletakan batu pertama dapat segera ditindaklanjuti.
Permintaan itu disampaikan Bupati Bernard dihadapan Menteri Transmigrasi Republik Indonesia Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanaga, ketika mengunjungi Distrik Oransbari, Kabupaten Manokwari Selatan, Papua Barat, Sabtu (12/9/2026).
Menurut Bernard, pembangunan rumah transmigrasi menjadi salah satu kebutuhan yang sangat diharapkan masyarakat karena dinilai dapat memberikan manfaat nyata sekaligus membuka peluang peningkatan taraf hidup dan perekonomian masyarakat.
“Kawasan transmigrasi lokal ini diharapkan dapat menjadi tempat hidup bersama antara masyarakat asli Papua dan masyarakat Nusantara,” kata Bernard.
Ia berharap kebersamaan antara masyarakat Papua dan masyarakat Nusantara dapat menciptakan hubungan yang harmonis, saling mendukung, serta mendorong perubahan dan kemajuan di Kabupaten Manokwari Selatan.
“Karena itu, apa yang telah disampaikan dan menjadi harapan masyarakat, kami mohon dukungan dan perhatian Bapak Menteri agar rencana pembangunan transmigrasi lokal ini dapat segera ditindaklanjuti dan diwujudkan demi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanaga mengatakan kunjungannya ke Manokwari Selatan merupakan kunjungan pertamanya ke daerah tersebut.
Ia berharap dapat kembali datang untuk melihat perkembangan berbagai program yang berjalan.
Iftitah menjelaskan, tujuan utama kedatangannya kali ini adalah mengecek secara langsung kerja nyata Tim Ekspedisi Patriot ITS di Kabupaten Manokwari Selatan. “Saya datang untuk melihat dan mengecek secara langsung kerja nyata yang dilakukan Tim Ekspedisi Patriot dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS),” ujarnya.
Ia berharap keberadaan TEP ITS dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam menggali potensi daerah dan meningkatkan kemampuan masyarakat untuk mengembangkan berbagai kegiatan yang mendukung perekonomian.
Menurutnya, program transmigrasi di Papua tidak semata-mata bertujuan memindahkan penduduk dari satu tempat ke tempat lain. Program tersebut harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan memberikan peluang untuk meningkatkan kualitas hidup, kemandirian, serta kesejahteraan.
“Oleh karena itu, saya berharap seluruh pihak dapat bersinergi dan bekerja sama dengan baik agar program yang dilaksanakan benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat Kabupaten Manokwari Selatan,” katanya.
Dengan sinergi tersebut, masyarakat diharapkan semakin mandiri, memiliki kemampuan ekonomi yang lebih baik, serta mampu mencapai kehidupan yang lebih sejahtera.(rls/red)