MANOKWARI,KLIKPAPUA.com- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari mulai membangun ruas jalan baru yang menghubungkan Anggori dan Petrus Kafiar sepanjang 1,68 kilometer atau 1.680 meter.
Pembangunan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memberikan akses jalan yang layak bagi masyarakat.
Peresmian dimulainya pembangunan jalan tersebut ditandai dengan seremoni peluncuran (launching) oleh Bupati dan Wakil Bupati Manokwari, Jumat (21/8/2026).
Kegiatan ini turut dihadiri unsur forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda), anggota DPRK Manokwari, dan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD).
Wakil Bupati Manokwari Mugiyono mengatakan, pembukaan jalan ini merupakan langkah strategis Pemkab Manokwari untuk mempercepat pembangunan, meningkatkan konektivitas, sekaligus mempermudah akses pelayanan publik bagi warga Kelurahan Amban dan sekitarnya.
“Pembangunan jalan ini merupakan urat nadi perekonomian masyarakat. Jika sebelumnya warga harus memutar sekitar empat hingga enam kilometer, kini jaraknya jauh lebih pendek. Pembangunan ini juga akan membuka akses layanan pendidikan, kesehatan, hingga aktivitas sosial ekonomi lainnya,” kata Mugiyono.
Ia meminta kontraktor pelaksana, CV Karya Lokpon, mengerjakan proyek sesuai spesifikasi teknis, mutu, volume, dan target waktu yang telah disepakati.
Ia juga menekankan pentingnya pengawasan ketat serta penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3).
“Kami mengimbau masyarakat, khususnya di wilayah Amban dan sekitarnya, untuk bersama-sama menjaga keamanan dan mendukung kelancaran proses pembangunan. Ini milik kita bersama, manfaatnya pun akan dirasakan kembali oleh masyarakat,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Perhubungan (PUPRP) Kabupaten Manokwari, Albertus, menjelaskan bahwa proyek ini mengacu pada RPJMD, Rencana Strategis (Renstra) Dinas PUPRP, dan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Tahun Anggaran 2026, serta Surat Perjanjian Pekerjaan Konstruksi tertanggal 13 Agustus 2026.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah membuka aksesibilitas ruas Jalan Anggori–Petrus Kafiar guna memperlancar arus transportasi, distribusi hasil pertanian dan perikanan, serta mendorong pertumbuhan kawasan permukiman dan ekonomi baru,” jelas Albertus.
Albertus merinci, pekerjaan penataan jalan dilakukan pada kondisi eksisting yang sebagian masih berupa kawasan hutan.
Pemkab Manokwari akan membuka badan jalan selebar 9 hingga 12 meter, meratakan permukaan jalan selebar 7 meter dengan hamparan material pilihan, serta membangun saluran drainase di sisi kiri dan kanan jalan selebar 1 hingga 2 meter.
“Sesuai arahan Bapak Bupati saat survei, pohon-pohon produktif milik warga, seperti durian dan tanaman buah lainnya, sedapat mungkin akan kami pertahankan. Fokus awal adalah membuat jalan ini fungsional dan padat terlebih dahulu. Jika anggaran memungkinkan pada tahun mendatang, kami akan tingkatkan ke tahap pengaspalan selebar 5 meter,” pungkasnya.
Pembangunan jalan ini ditargetkan rampung dan dapat difungsikan bagi kendaraan roda dua maupun roda empat sebelum Desember 2026. (mel)





















