MANOKWARI,KLIKPAPUA.com- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Manokwari menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-XI di Aula Kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Manokwari.
Musda yang mengusung tema “Soliditas, Transformasi, dan Karya Nyata untuk Manokwari yang Maju dan Berdaya Saing” tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Papua Barat, Samaun Dahlan.
Dalam sambutannya, Samaun menekankan pentingnya evaluasi objektif terhadap capaian Pemilu 2024 sebagai pijakan strategis dalam menyusun langkah konsolidasi organisasi ke depan.
Ia memaparkan, pada Pemilu 2024, Partai Golkar berhasil mengamankan 4 kursi dari total 30 kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Manokwari dengan raihan 13.949 suara sah (11,61 persen).
Capaian tersebut menempatkan Golkar sebagai salah satu kekuatan politik utama di Manokwari, sejajar dengan Partai Gerindra yang juga meraih 4 kursi, dan di bawah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) dengan 5 kursi.
“Secara sebaran, kita patut bersyukur karena Golkar berhasil meraih representasi satu kursi di setiap daerah pemilihan (dapil) di Kabupaten Manokwari. Ini menunjukkan kita memiliki modal politik dan basis massa yang kuat dan merata,” ujar Samaun.
Kendati berhasil mempertahankan jumlah 4 kursi, Samaun mengingatkan seluruh kader untuk berani melakukan evaluasi mendalam.
Sebab, alokasi kursi DPRD Manokwari bertambah dari 25 menjadi 30 kursi pada pemilu lalu, sehingga proporsi kekuatan politik Golkar dinilai masih memiliki ruang besar untuk ditingkatkan.
Untuk itu, ia mematok target progresif pada kontestasi politik mendatang, baik di tingkat kabupaten maupun untuk penguatan kursi di DPRD Provinsi Papua Barat.
“Ke depan, keberhasilan Golkar Manokwari tidak cukup hanya dengan mempertahankan 4 kursi. Kita harus berani menetapkan target yang lebih tinggi. Struktur partai harus diperkuat, khususnya di Dapil Manokwari 2 dan Manokwari 4 yang masih memiliki potensi pertumbuhan suara sangat besar,” tegasnya.
Samaun juga menyampaikan sejumlah instruksi penting bagi seluruh kader dan fungsionaris Golkar di Manokwari, yaitu memperkuat soliditas organisasi, konsolidasi hingga akar rumput, penyusunan peta kekuatan berbasis data, kaderisasi inklusif, serta karya nyata di tengah masyarakat.
Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Manokwari, Haryono May, menegaskan bahwa Musda XI bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum krusial untuk memperkokoh barisan partai.
“Tiga pilar dalam tema kita, soliditas, transformasi, dan karya nyata, adalah syarat mutlak. Kita harus solid terlebih dahulu agar mampu bertransformasi dan melahirkan karya nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat Manokwari,” kata Haryono.
Dalam kesempatan tersebut, Haryono juga mengenang nilai historis Aula Kantor Golkar Manokwari yang menjadi saksi berbagai dinamika dan perjalanan politik para tokoh besar di Papua Barat.
Ia berharap semangat dari tempat bersejarah tersebut dapat memotivasi seluruh kader untuk membawa Golkar semakin maju dan berdaya saing.
Ia juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada DPD Golkar Papua Barat, panitia penyelenggara, serta jajaran penyelenggara pemilu seperti Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) yang telah mengawal proses demokrasi berjalan dengan baik. (mel)





















