MANOKWARI,KLIKPAPUA.com – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Manokwari secara resmi menutup Operasi Pencarian dan Pertolongan terhadap Yanto Idorway yang terseret arus di Air Terjun Memti, Kampung Sisrang, Kabupaten Pegunungan Arfak, setelah berjalan selama tujuh hari penuh.
Korban dilaporkan terjatuh dan terseret arus deras pada Sabtu (18/7/2026) sekitar pukul 14.00 WIT, saat hendak menyeberangi sungai bersama dua rekannya. Upaya pencarian mandiri oleh rekan korban tak membuahkan hasil, sehingga kejadian segera dilaporkan ke pihak berwenang.
Pada hari terakhir operasi ini, Tim SAR Gabungan mengawali kegiatan dengan briefing pukul 07.30 WIT, lalu bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 10.00 WIT. Pencarian difokuskan pada celah bebatuan, penyisiran sepanjang 1,6 km aliran sungai, pemantauan udara pakai drone thermal dalam radius 1–2 km, serta penyebaran informasi ke warga kampung sekitar melalui Babinsa dan Bhabinkamtibmas.
Hingga pukul 17.50 WIT seluruh area sasaran telah diperiksa tuntas, namun korban belum berhasil ditemukan. Pada pukul 18.15 WIT dilaksanakan rapat evaluasi bersama tim SAR, unsur terkait, dan keluarga korban. Berdasarkan kesimpulan: seluruh tahapan pencarian telah dilakukan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), namun belum ditemukan tanda keberadaan korban. Maka operasi dinyatakan resmi ditutup, dengan status korban hilang belum ditemukan. Pintu operasi tetap terbuka jika nanti ditemukan petunjuk baru yang meyakinkan.
Pencarian ini melibatkan Basarnas Manokwari, Polda Papua Barat beserta Tim K9, Polres & Kodim Pegunungan Arfak, keluarga, awak TVRI, serta masyarakat setempat. Didukung sarana kendaraan penyelamatan, ambulans, drone, motor trail, hingga perlengkapan khusus penyelamatan air dan panjat tebing.
Selama tujuh hari beroperasi, tim menghadapi tantangan berat: cuaca berubah cepat, kabut tebal, suhu dingin, arus sungai yang sangat deras, serta bebatuan besar dan licin.
Basarnas Manokwari menyampaikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras dan mendukung pelaksanaan operasi ini.
(rls/red)





















