KAIMANA,KLIKPAPUA.com— Dalam rangka mendorong peningkatan kapasitas Guru Bimbingan dan Konseling (BK), Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Diaspora) Kabupaten Kaimana, menggelar bimbingan di Aula SMA Negeri 1 Kaimana, Kamis (25/6/2026).
Kegiatan itu menghadirkan narasumber dari Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Papua Barat yakni Muhammad Zalfa Sukmawan, Putra Pulung Pamungkas selaku Admin BK, Maria Eka Dama Sarkol selaku fasilitator nasional dan Maharani selaku fasilitator daerah.
Dalam sambutannya, Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kaimana, Julius Nanay memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Guru BK dan Guru Kelas pada jenjang pendidikan SD, SMP, SMA/SMK se-Kabupaten Kaimana yang telah berpartisipasi dalam bimtek tersebut.
Ia berharap, guru BK maupun guru kelas harus memiliki kompetensi serta kemampuan yang memadai dalam mendidik para siswa dan siswi di Kabupaten Kaimana.
“Karena sekolah bukan tempat untuk menghukum, melainkan tempat untuk mendidik, membina dan mengembangkan potensi serta kemampuan siswa-siswi,” tegas Nanay saat membuka kegiatan itu.
Menurut Nanay, seorang guru BK wajib menguasai 4 kompetensi dasar yakni, pemahaman karakter siswa, kepribadian, kemampuan berkomunikasi dan menguasai teknik konseling serta penyusunan program BK.
Sementara itu, Ketua Panitia Olivia Songyanan dalam laporannya menyebutkan, bahwa Guru Bimbingan dan Konseling (BK) merupakan garda terdepan di satuan pendidikan untuk membantu perkembangan dan kepribadian mental siswa.
“Standardisasi dan peningkatan kapasitas Guru BK menjadi sebuah kebutuhan yang mendesak, “ujarnya.
Ia berharap, melalui sinergi bersama BGTK Provinsi Papua Barat, dapat memberikan pemahaman dan pengetahuan yang inklusif, singkron dan modern bagi para guru di Kabupaten Kaimana.(lau)





















