MANOKWARI,KLIKPAPUA.com- Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Papua Barat, Rheinhard Calvin Maniagasi, menilai semangat persatuan dan kebersamaan masyarakat di Papua Barat yang terus terjaga menjadi modal penting dalam mendukung pelaksanaan kebijakan pemerintah serta pelayanan publik di daerah.
Hal itu disampaikan Rheinhard usai menghadiri upacara peringatan Hari Lahir Pancasila, Senin (1/6/2026), di Manokwari.
Menurutnya, kondisi sosial yang harmonis di tengah keberagaman masyarakat Papua Barat turut mendukung berbagai capaian pembangunan dan pelaksanaan program pemerintah, termasuk dalam mewujudkan pelayanan publik yang lebih baik.
“Kebersamaan dan persatuan dari berbagai kelompok masyarakat di Papua Barat berjalan dengan baik. Hal ini tentu sangat mendukung capaian-capaian dalam proses kebijakan pemerintah yang dilaksanakan untuk pelayanan publik,” kata Rheinhard.
Ia mengatakan keadilan dan kesejahteraan masyarakat sebagaimana diamanatkan dalam pelaksanaan Otonomi Khusus (Otsus) Papua masih menjadi cita-cita sekaligus tujuan yang terus diperjuangkan pemerintah.
Namun, upaya tersebut diakui masih menghadapi berbagai tantangan dan hambatan.
Menurut Rheinhard, pemerintah daerah terus berupaya memastikan kebijakan pembangunan berpihak kepada masyarakat, khususnya Orang Asli Papua (OAP), melalui berbagai program strategis yang telah dirancang.
Salah satu bentuk keberpihakan tersebut, lanjut dia, dapat dilihat dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Papua Barat 2027 yang memuat sejumlah program untuk meningkatkan kesejahteraan dan pemberdayaan OAP.
“Dalam RPJMD 2027 sudah ada proyeksi sejumlah program yang berpihak kepada Orang Asli Papua sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Rheinhard menjelaskan berbagai program yang didanai melalui anggaran Otsus serta kebijakan strategis lainnya diharapkan mampu memperkuat afirmasi terhadap OAP di berbagai sektor pembangunan.
Menurut dia, kebijakan afirmatif tersebut bertujuan menciptakan kesetaraan kesempatan bagi seluruh masyarakat Papua Barat tanpa memandang latar belakang suku maupun status sosial.
“Melalui berbagai program yang bersumber dari dana Otsus dan kebijakan strategis lainnya, pemerintah berupaya mendukung afirmasi bagi Orang Asli Papua agar dapat duduk sama rendah dan berdiri sama tinggi dengan saudara-saudara non-OAP di daerah ini,” katanya.
Ia menambahkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, terutama persatuan, keadilan sosial, dan gotong royong, harus terus menjadi landasan dalam membangun Papua Barat yang harmonis, maju, dan sejahtera bagi seluruh masyarakat. (dra)





















