Sambut Mudik Lebaran 2026, Bandara Rendani Manokwari Buka Posko Terpadu Selama 18 Hari

0

MANOKWARI,KLIKPAPUA.com– Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Rendani Manokwari mengoperasikan Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu, Jumat (13/3/2026). Ini dilakukan untuk kelancaran pelayanan penumpang dan logistik kargo menjelang arus mudik Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Kepala UPBU Bandara Rendani Manokwari, Herman Sujito, menjelaskan posko tersebut akan beroperasi selama 18 hari, terhitung mulai tanggal 23 hingga 29 Maret 2026 mendatang.

“Posko ini kami laksanakan khusus selama 18 hari untuk memantau langsung kesiapan pelayanan di lapangan,” ujar Herman usai memimpin apel kesiapan.

Mengenai potensi lonjakan penumpang, Herman mengungkapkan bahwa hingga saat ini belum ada laporan dari pihak maskapai terkait pengajuan tambahan penerbangan (extra flight).

Kondisi ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, di mana maskapai biasanya telah melaporkan izin tambahan jika ada kenaikan permintaan yang signifikan.

“Terkait penambahan extra flight, sampai saat ini belum ada laporan atau permintaan izin dari pihak maskapai,” tambahnya.

Selain kesiapan armada, cuaca ekstrem yang tidak menentu di wilayah Manokwari juga menjadi perhatian serius pihak bandara.

Herman memastikan koordinasi antar-stakeholder terus terjalin melalui komunikasi khusus yang melibatkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Manokwari.

“PIC untuk urusan cuaca adalah Kepala BMKG Manokwari. Beliau akan selalu memberikan update berkala mengenai kondisi terkini maupun prakiraan cuaca di Manokwari,” tegasnya.

Terkait prediksi arus mudik, pihak Bandara Rendani memperkirakan puncak keberangkatan penumpang akan terjadi pada akhir pekan menjelang libur sekolah dan cuti bersama.

“Kami perkirakan puncak arus keberangkatan jatuh pada hari Sabtu dan Minggu, tepatnya di tanggal 18 Maret. Mengingat anak sekolah masih masuk di hari Sabtu, kemungkinan besar pergerakan masif mulai terjadi di hari Minggu sebelum libur resmi di hari Senin,” pungkas Herman.

Posko Terpadu ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari internal bandara, TNI/Polri, Basarnas, hingga instansi kesehatan, untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat yang menggunakan jasa transportasi udara di Manokwari. (mel)


Komentar Anda

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses