HUT YPK ke-64, Fraksi Otsus DPRK Kaimana Minta Pimpinan Sinode GKI dan YPK di Tanah Papua Lakukan Evaluasi

0

KAIMANA,KLIKPAPUA.com – Minimnya tenaga pendidik di Sekolah Dasar (SD) Yayasan Pendidikan Kristen (YPK), menjadi atensi pada peringatan Hari Ulang Tahun YPK ke-64 yang jatuh pada 8 Maret 2026.

Anggota Fraksi Otonomi Khusus DPRK Kaimana perwakilan Suku Mairasi, Milkha Martina Taboka meminta pimpinan tertinggi YPK di Tanah Papua yang berada di bawah naungan Sinode Gereja Kristen Injili (GKI) agar segera melakukan evaluasi untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

Menurut Milkha, saat melakukan kunjungan kerja dan reses di beberapa kampung dalam wilayah Kabupaten Kaimana, banyak Sekolah Dasar YPK kekurangan tenaga pendidik.

“Untuk itu, saya meminta perhatian dari Sinode GKI yang merupakan orangtua dari Sekolah Yayasan Pendidikan Kristen di seluruh tanah Papua, ” kata Milkha.

“Serta pimpinan tertinggi YPK di Jayapura, agar segera mengevaluasi permasalahan kekurangan guru diseluruh SD YPK Kabupaten Kaimana, Provinsi Papua Barat, “ucapnya kepada klikpapua.com, Minggu (8/3/2026).

Ia menegaskan, bahwa SD YPK di Kaimana sangat membutuhkan tenaga pendidik, guna meningkatkan SDM Orang Asli Papua (OAP).

Kata Milkha, beberapa waktu yang lalu memang ada guru tenaga kontrak, tetapi mereka telah lulus seleksi P3K dan telah ditempatkan di SD Negeri yang merupakan sekolah milik pemerintah.

“Kasihan anak-anak yang menjadi korban, karena tidak belajar dengan baik, karena guru yang mengajar hanya 2 orang, ” sahutnya.

Ditambahkan, apabila pimpinan tertinggi YPK di Tanah Papua tidak merespon permasalahan ini dengan baik, maka pihaknya berkeinginan untuk menegerikan sekolah tersebut.

“Dan Dinas Pendidikan Kabupaten Kaimana merespon hal itu dengan baik, “ungkapnya.

Ia berharap, melalui otonomi khusus pemerintah daerah bersama pimpinan tertinggi YPK di tanah Papua bisa mengambil langkah kongkret untuk menyelesaikan masalah tersebut.

“Dengan memberikan Surat Keputusan (SK) penempatan tenaga guru, karena pendidikan adalah hak asasi manusia dan pemerintah memiliki kewenangan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, ” tutupnya.

Diketahui, Yayasan Pendidikan Kristen (YPK) lahir pada tanggal 8 Maret 1962 dan berperan penting dalam pendidikan di Tanah Papua.(lau)


Komentar Anda

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses