Pembangunan Jaringan Air Bersih Kaimana Ditarget Rampung Akhir Maret 2024 

0
Plt. Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kaimana, Agustinus Tangyong. (FOTO: Laurens/klikpapua)

KAIMANA,KLIKPAPUA.com- Program unggulan sarana air bersih Pemkab Kaimana berupa pembangunan jaringan air bersih di wilayah Krooy dan sekitarnya ditarget rampung pada 31 Maret tahun ini.

Plt. Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kaimana, Agustinus Tangyong mengatakan, target pembangunan itu sesuai Perintah Bupati Kaimana, Freddy Thie beberapa waktu yang lalu.

Agustinus menjelaskan, saat ini pihaknya sedang melakukan pemasangan sambungan pipa yang bocor dan putus akibat pelebaran jalan mulai dari kilometer 6 sampai pasar Inpres Krooy dan komplek air tiba. 

“Tiga sumber mata air yang akan difungsikan dan alirkan masuk ke rumah masyarakat yakni, kali sukun, kilometer enam, dan kali torabe, ” sebutnya, Selasa (5/3/2204) di ruang kerjanya. 

Diungkapkan, pada mata air kali sukun telah terpasang 1 unit pompa dengan kekuatan berkisar 16 liter per detik, meski belum maksimal saat ini pihaknya telah tengah berupaya, untuk menambah 1 unit mesin pompa, dengan kapasitas yang sama. Agar dapat menyuplai air ke dalam bak penampung untuk menambah tekanan air, sebelum didistribusikan ke rumah-rumah masyarakat. 

“Khususnya mata Air Kali Torabe telah terpasang 1 unit mesin dengan kapasitas 10 liter per detik dan kemarin telah dilakukan uji coba oleh Bapak Bupati Kaimana,” jelasnya.

Sedangkan untuk mata air kilometer 6 telah terpasang 2 unit mesin pompa yang sudah fungsional artinya bisa menyuplai air ke bak penampung Instalasi Pengolahan Air (IPA) dengan kapasitas 16 liter per detik, ini pun belum mencukupi. 

Lebih lanjut kata dia, Pada tahun 2024 ini, pihaknya akan dibantu dari Balai Sumber Daya Air Kementerian PUPR sebesar Rp 4 Miliar, untuk menambah pompa air dan jaringan pipa ke IPA, yang anggaran serta pengelolaannya diatur oleh pihak Balai, kami hanya sebatas melakukan koordinasi dan monitoring. 

“Dengan bantuan mesin pompa air serta jaringan pipa tersebut, dapat mempermudah pihaknya dalam menyelesaikan segala kekurangan, sehingga pada bulan maret nanti. Masyarakat Kaimana sudah bisa menikmati air bersih dengan asumsi kebutuhan penduduk berkisar 20.000 juta jiwa,” tutupnya. (lau)



Komentar Anda

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.