Dilibatkan dalam Kunker ke Neney, FJPI Manokwari Apresiasi MRPB

0
410
FJPI Manokwari bersama Ketua MRPB Papua Barat, Maxsi Nelson Ahoren ketika melakukan tatap muka bersama masyarakat Neney, Sabtu (2/4/2022). (Foto: Aufrida/klikpapua)
MANSEL,KLIKPAPUA.com— Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Manokwari memberikan apresiasi kepada Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB) karena dilibatkan dalam kunjungan kerja (kunker) ke Distrik Neney, Kabupaten Manokwari  Selatan, Sabtu (2/4/2022).
Ketua FJPI Manokwari Fenti Rumbiak mengakui dalam kunjungan kerja itu ditemukan banyak persoalan yang dihadapi masyarakat selama ini. Terutama akses transportasi yang terkendala akibat infrastruktur jalan yang rusak dan belum diaspal.
Persoalan akses transportasi tersebut menjadi kendala utama bagi Mama Papua di sejumlah kampung di Distrik Neney ketika hendak membawa hasil buminya ke Pasar Kenangan Ransiki.
“Apalagi rata-rata para mama Papua ini pekerjaannya hanya ibu rumah tangga dan petani, jadi kendaraan adalah kebutuhan utama mereka untuk membawa hasil kebun mereka,” ujar pimpinan jagatpapua.com.
Kondisi ini, menurut dia, sangat memprihatinkan. Jika jualan mereka hendak di bawah ke Pasar Ransiki, harus bayar 500 ribu per penumpang. “Ini baru supirnya mau antar dan jemput, karena jalan dari pusat Kota Ransiki ke Distrik Neney sebagian masih rusak parah, terutama di ruas jalan masuk dari Kampung Sesum menuju Kampung Hiyou,” sebut Fenti usai berdiskusi dengan salah satu Mama Papua yang hadir dalam kunjungan kerja MRPB.
Biaya transportasi yang cukup mahal tersebut membuat para mama Papua mengeluh, sebab belum tentu hasil jualan yang diperoleh bisa mencapai sebanyak biaya mobil Hilux yang ditumpangi. Untuk itu, para mama Papua berharap kepada Pemerintah Kabupaten Mansel maupun Provinsi Papua Barat agar menyediakan kendaraan untuk dipakai membawa hasil pertaniannya ke pasar.
Selain itu memperbaiki sepanjang jalan rusak mulai dari pusat kota Ransiki hingga ke pertengahan wilayah Distrik Neney, bahkan ruas-ruas jalan yang menghubungkan antar distrik ke kampung, sehingga akses transportasi ke wilayah Neney bisa lancar.
“Saya atas nama pengurus FJPI menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada bapak ketua MRPB yang sudah melibatkan kami FJPI dalam kunjungan kerja ini, tentu hal-hal yang menjadi usul dan harapan dari masyarakat khususnya para Mama Papua bersama MRPB akan kami dorong untuk disampaikan kepada pemerintah, melalui kerja-kerja jurnalis kami,” ucap Rumbiak.
Sementara Ketua MRPB Maxsi Nelson Ahoren mengatakan merasa perlu untuk melibatkan FJPI dalam kunker tersebut, agar para wartawati ini dapat melihat langsung kondisi dan situasi masyarakat yang berada di Neney. “Sehingga bisa disuarakan kepada pemerintah daerah melalui pemberitaan terkait dengan kebutuhan mendasar masyarakat yang belum tersentuh oleh program kerja pemerintah,”kata Maxsi.
Dia juga berharap kedepan FJPI bisa menjadi mitra MRPB dalam menyuarakan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat kultur, di semua bidang pembangunan, baik pendidikan, kesehatan, ekonomi kerakyatan, infrastruktur dan bidang pembangunan lainnya.(aa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.