Update Covid-19 di Papua Barat, Jumlah Pasien Positif Bertambah Jadi 88 Orang

0
495
MANOKWARI,KLIKPAPUA.COM—Jumlah pasien positif virus corona atau Covid-19 di Provinsi Papua Barat  bertambah menjadi 88 orang, Kamis (14/5/2020). Juru Bicara Tim Penanganan Covid-19 Papua Barat, dr.Arnold menyampaikan, hari ini  terdapat 18 pasien yang baru terkonfirmasi positif corona. “Tambahan 18 orang positif dari Kabupaten Sorong 17 orang dan Raja Ampat 1 orang,” jelas dr.Arnold, sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat.
Dengan bertambah 18 orang, total kasus positif Covid-19 di Papua Barat menjadi 88 orang, dengan rincian Kabupaten Sorong 20 orang, Teluk Bintuni 19 orang, Kota Sorong 17 orang, Raja Ampat 15 orang, Manokwari 6 oranh, Manokwari Selatan 1 orang, Fakfak 1 orang. Sementara kabupaten lainnya di Papua Barat belum ada kasus positif, yakni Kaimana, Tambrauw, Sorong Selatan,Teluk Wondama, Pegunungan Arfak dan Maybrat.
Untuk update data perkembangan penanganan Covid-19 lainnya. OTG (Orang Tanpa Gejala) mengalami penambahan 4 orang, berasal dari Teluk Wondama. Sehingga total OTG hingga hari ini 889 orang.  Masih dalam pemantauan  591 orang, selesai pemantauan 298 orang. ODP (Orang Dalam Pemantauan) hari ini penambahan 1 orang, berasal dari Kabupaten  Manokwari. Total keseluruhan hingga hari ini 928 orang, masih dalam pemantauan 135 orang, selesai pemantauan 793 orang.
PDP (Pasien Dalam Pemantauan) hari ini tidak ada penambahan. Total tetap 63 orang, masih dalam pengawasan 15 orang dan 48 selesai pengawasan. Pasien meninggal total tetap 11 orang, PDP 9 orang, berasal dari Kota Sorong 7 orang, Manokwari 1 orang dan Bintuni 1 orang. ODP 1 orang berasal dari Kota Sorong. Positif 1 orang berasal dari Kota Sorong. Pasien sembuh 2 orang, dari Kota Sorong dan Manokwari.
Dr.Arnold tak henti-hentinya mengimbau kepada masyarakat untuk memakai masker. Karena sesuai pengamanatan, tampak masih banyak yang tidak memakai masker. “Masyarakat harus sadar bahwa dengan tidak melakukan upaya-upaya pencegahan (termasuk pakai masker), maka kita sangat beresiko untuk terpapar corona. Kalau kita abai atau tidak melakukan upaya-upaya pencegahan,jangan salahkan orang lain kalau nantinya kita sakit!!!,” tegas dr.Arnold. (aa/bm)
Editor: BUSTAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.