Tekan Penyebaran COVID-19, BI Papua Barat dan OJK Gelar Vaksinasi Massal di Manokwari

0
92
MANOKWARI,KLIKPAPUA.com—Bank Indonesia  (BI) perwakilan Papua Barat dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Dinas Kesehatan menggelar sentra vaksinasi massal di kabupaten Manokwari, Senin (16/8/2021). Sentra vaksinasi massal oleh Industri Jasa Keuangan ini guna mendukung upaya Pemerintah dalam rangka menekan penyebaran COVID-19 di ibu kota Provinsi Papua Barat.
“Ini salah satu gelaran sentra vaksinasi massal yang dikoordinasikan oleh Industri Jasa Keuangan (BI dan OJK) bersama Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat dengan pemberian suntikan vaksin COVID-19 kepada 800 warga yang ditargetkan,” kata Eko Listiyono Deputi Kepala Perwakilan BI Papua Barat.
Eko menuturkan, aksi kolektif dan kolaborasi  percepatan vaksinasi akan turut membangun motivasi dan kepercayaan dunia usaha dan masyarakat untuk mempercepat terbentuknya ketahanan kesehatan dan pemulihan ekonomi nasional.
Oleh karenanya, lanjut Eko, seluruh pihak perlu aktif dalam berkolaborasi untuk membantu usaha pemerintah menangani pandemi COVID-19 di daerah ini. “Harapan kami, program percepatan vaksinasi mampu menciptakan kekebalan komunal atau herd immunity yang nantinya mendukung mobilitas masyarakat sehingga perekonomian di provinsi ini bergerak lebih baik lagi,” katanya.
Selanjutnya, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat Otto Parorongan di Manokwari, mengatakan bahwa kolaborasi program vaksinasi tersebut menyasar pegawai bank, pengusaha dan masyarakat umum. “Vaksinator yang dilibatkan dalam sentra vaksknasi ini dari Dinkes Papua Barat dan petugas Karantina Kesehatan Pelabuhan (KKP) kelas II Manokwari dengan menggunakan vaksin Sinovac dan AstraZeneca,” kata Otto.
Dia juga melaporkan bahwa cakupan vaksinasi COVID-19 dosis ke dua di provinsi ini sampai 14 Agustus 2021, sudah mencapai 94.259 orang atau 11,8 persen dari total target 797.402 penduduk provinsi ini. (aa/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.