Sergius Rumsayor: Pengelolaan Wisata Pulau Mansinam Harus Dimaksimalkan 

0
33
Anggota DPR Papua Barat Fraksi Otsus, Sergius Rumsayor (Kemeja Biru) saat melakukan reses di Sowi IV, Distrik Manokwari Selatan. (Foto: Ist)
MANOKWARI,KLIKPAPUA.com– Seluruh Anggota DPR Papua Barat, termasuk dari Fraksi Otonomi Khusus saat ini sedang reses ke daerah pemilihan mereka.Sejumlah temuan dan aspirasi mereka terima selama melakukan jaring aspirasi itu. Mulai dari infrastruktur, hingga permintaan tambahan nutrisi menjadi keluhan masyarakat.
Seperti yang didapati salah satu anggota DPR Papua Barat Fraksi Otsus, Sergius Rumsayor. Di masa reses ketiga ini, Sergius mendatangi 3 lokasi berbeda. Yakni Pulau Mansinam, Sowi IV dan Distrik Tanah Rubuh. Di 3 tempat berbeda tersebut, Rumsayor banyak mendapati berbagai keluhan warga. “Saya mendapat banyak sekali aspirasi. Di Sowi IV, mulai dari usulan untuk reklamasi pantai, sarana air bersih, rumah layak huni hingga permintaan agar pemerintah memperhatikan asupan nutrisi anak-anak di sana,” ujar Rumsayor, Senin (16/11/2020).
Saat bertatap muka dengan warga, Rumsayor menegaskan jika dirinya merupakan perwakilan dari daerah pengangkatan Manokwari Raya. Sehingga dirinya akan memperjuangkan aspirasi seluruh warga yang bermukim di Manokwari. “Semua warga Papua yang tinggal di Manokwari, tetap akan kami perjuangkan aspirasinya. Karena saya adalah perwakilan dari Manokwari Raya,” tegas Rumsayor.
Aspirasi dan kondisi hampir serupa juga dijumpai Rumsayor saat berkunjung ke Pulau Mansinam dan Kampung Cuyehep, Distrik Tanah Rubuh. Khusus di Pulau Mansinam, Rumsayor menyoroti pengelolaan pulau tersebut.
Menurut dia, jika di kelola secara baik, potensi wisata di Pulau Mansinam bisa menghasilkan income yang tinggi bagi warga sekitar. Kendala pengelolaan wisata di Mansinam, ujar Rumsayor adalah belum adanya SK Kampung Wisata. “Kalau sudah ada SK Kampung Wisata, maka pengembangan wisata di Mansinam juga akan menjadi tanggung jawab pemerintah pusat. Ini yang akan kita terus dorong,” kata Rumsayor.
Selain wisata, persoalan lain adalah pemenuhan sejumlah infrastruktur di pulau tersebut. Seperti rumah dinas bagi guru dan tenaga medis, penambahan sejumlah fasilitas wisata, perbaikan dermaga hingga pembangunan rumah layak huni. “Banyak hal yang harus kita perhatikan di Pulau Mansinam,” tambah Rumsayor.
“Kalau di Kampung Cuyehep, Distrik Tanah Rubuh,  yang perlu segera diatasi adalah kelangkaan air bersih. Masyarakat harus jalan kaki beberapa kilometer untuk dapat air bersih. Padahal, potensi pertanian dan peternakannya cukup menjanjikan. Apalagi jika masyarakat diberi pengetahuan mengelola pupuk organik, tentu hasil pertanian mereka akan bertambah,” lanjutnya.
Seluruh aspirasi dan temuan ini, selanjutnya akan dirangkum untuk dibawa ke sidang paripurna DPR Papua Barat di masa sidang berikutnya. “Kita akan perjuangkan aspirasi masyarakat ini agar mereka juga diperhatikan. Sebab berbagai keluhan tadi itu hal-hal mendasar yang seharusnya sudah teratasi sejak dulu,” tutup Rumsayor. (rls/kp1)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.