Safari Lebaran Anggota DPD-RI Yance Samonsabra, Jalan Ring Road Utara, Bumdes hingga Covid-19

0
113
Anggota DPD-RI Yance Samonsabra
MANOKWARI,KLIKPAPUA.com—Dalam masa liburan hari raya Idul Fitri 1442 H tahun 2021, Anggota DPD-RI Yance Samonsabra berkesempatan melakukan safari, sekaligus melakukan peninjauan atas keluhan masyarakat.
Yance samonsabra yang melakukan perjalanan dari Manokwari menuju Kampung Inya Distrik Manokwari Utara tersebut,  sekaligus menjajal jalan ring road utara Manokwari (jalan lingkar luar) yang telah dimulai pekerjaannya oleh Pemerintah Provinsi Papua Barat sejak tahun 2020.
Dalam safari tersebut, Yance Samonsabra menyerahkan bantuan kasih kepada panitia pembangunan Gereja GPKAI Kampung Inya untuk penyelesaian pembangunan gereja di kampung tersebut dan berkesempatan bertemu dengan beberapa masyarakat dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan pake sabun/handsanitayzer.
“Bapa dan mama, Corono ini bukan tipu-tipu yah, jadi bapa dan mama tetap harus jaga kesehatan, jaga kebersihan diri, istirahat yang cukup dan tetap berdo’a meminta perlindungan Tuhan. Saya pake masker ini, bukan saya tidak sayang pada masyarakat, justru karena saya sayang sama bapa dan mama semua,” ujar yance mengingatkan kepada masyarakat terkait Covid-19.
Usai menyerahkan bantuan kasih, Yance melanjutkan perjalanan melalui jalan Ring Road Utara Manokwari tersebut melewati kampung Sibuni, kampung Undi, kampung Yonsoribo, kampung Masni hingga kembali keluar ke distrik Masni. Dalam perjalanan tersebut Anggota DPD-RI yang mantan pendamping desa ini mengapresiasi upaya pemerintah provinsi yang telah menyelesaikan pembangunan jalan ring road utara (jalan lingkar luar) Manokwari ini, mulai dari Anggori hingga Nuni dan mulai dari distrik Masni ujung kampung Sumber boga hingga kampung Yonsoribo.
Meski belum rampung 100% tembus hingga Distrik Masni, tetapi Yance Samonsabra berharap dan yakin pemerintah provinsi akan merampungkan pembangunan jalan ring road utara ini secepatnya, karena memang jalan lingkar luar ini diharapkan akan memberikan dampak positif bagi perkembangan kabupaten Manokwari kedepan.
“Setelah saya rasakan sendiri perjalanan melalui jalan ring road utara Manokwari, saya sangat mengapresiasi langkah Pemprov Papua Barat yang telah memulai pembangunannya, nampaknya pembangunan dilakukan dari dua arah, dari arah Distrik Masni dan juga dari arah Distrik Manokwari Utara, saya perkirakan mungkin kurang lebih masih menyisakan sekitar 50 KM mulai dari Nuni sampai ujung kampung Undi,” terang Yance.
Dirinya berharap, jika Pemprov Papua Barat telah merampungkan pembangunan jalan Ring Road Utara Manokwari ini, dapat memberikan dampak positif bagi pemerintah kampung dan masyarakat kampung, karena diharapkan dengan akes jalan yang dapat dilalui kendaraan dengan mudah, sejumlah potensi wisata alam di sepanjang pantai utara Manokwari tersebut dapat dikembangkan dan menjadi lokasi kunjungan wisata masyarakat kota Manokwari.
“Sepanjang Pantai Utara itu, saya lihat panorama pantainya sangat indah. Dan itu sudah mulai ditata dan dikembangkan oleh pemerintah kampung mulai dari Kampung Mubraidiba, Mandopi Rimom, Inyei, Sibuni, Undi, tinggal kita tunggu penyelesaian pekerjaan jalan ring road utara ini “ ujar Yance.
Dirinya mengaku telah banyak mendapatkan laporan dari teman-teman pendamping desa di lapangan, bahwa sejumlah kampung di sepanjang Pantai Utara mulai dari Distrik Manokwari Utara hingga Distrik Masni sudah banyak yang menggunakan dana desa untuk kegiatan pengembangan wisata pantai dan juga penangkaran penyu sebagai objek wisata.
Dalam safari ini, Yance juga berkesempatan singgah mengunjungi Pantai Undi, yang menjadi salah satu lokasi yang banyak dikunjungi masyarakat pada saat Hari Raya seperti Lebaran, Natal dan Tahun Baru. Pada kunjungan di pantai Undi, Yance Samonsabra juga sangat mengapreasiasi pemerintah Kampung Undi melalui pendampingan para pendamping desa yang telah memfasilitasi pembentukan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes), sehingga pengelolaan pantai sudah dikelola oleh Bumdes di kampung tersebut.
“Terimakasih teman-teman pendamping desa di Distrik Masni, kalian luar biasa, perlahan sudah bisa mengajak masyarakat untuk bagaimana potensi sumber daya alam yang ada di desa bisa dimaksimalkan pengelolaannya untuk kepentingan kampung dan masyarakatnya melalui Badan Usaha Milik Desa,” tegas yance.
Diakhir safarinya, Yance Samonsabra yang mendapatkan laporan adanya masyarakat di Distrik Masni yang dinyatakan positif Covid-19 setelah dilakukan tes swab oleh petugas kesehatan, berkesempatan memberikan semangat melalui sambungan telefon.
“Tetap semangat mas, jaga kepercayaan diri tidak boleh patah semangat, ikuti anjuran petugas kesehatan, makan dan minum seperti biasa utamanya makanan dan minuman yang bisa meningkatkan stamina tubuhmu, jangan lupa berdo’a, tetap bisa sembuh kok,” ujar Yance dalam percakapannya dengan penderita Covid-19 via telefon. (drh/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.