Pramuka SD YPPK Santa Sisilia Didukung UKM Pramuka Unipa

0
366
Pembina UKM Pramuka Unipa, Yohanes Ada’ Lebang foto bersama pembina pramuka dan siswa SD YPPK Santa Sisilia Manokwari. (Foto : Dok.UKM Pramuka Unipa/Caption Klikpapua.com)

MANOKWARI,KLIKPAPUA.COM- Unit Kegiatan Mahasiwa (UKM) Pramuka Unipa mendukung pembinaan Gerakan Pramuka Gugus Depan (Gudep) SD YPPK Santa Sisilia Manokwari. Dukungan itu mengemuka saat dilakukan tatap muka bersama, Sabtu (31/8/2019).

Kepala SD YPPK Santa Sisilia Manokwari, Petronela Ell mengaku pihak sekolah maupun orang tua berterima kasih, karena pembinaan pramuka di sekolah itu dapat berjalan efektif kembali dengan adanya dukungan dari UKM Pramuka Unipa.“Siswa kami ada 540. Kami harap dukungan guru maupun orangtua,” harapnya.

Ketua UKM Pramuka Unipa, Benoni Dimara menyampaian terimakasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada UKM Pramuka Unipa. “Saat ini memang kami masih kesulitan untuk tenaga, tetapi dengan keterbatasan kami, diupayakan setiap permintaan tenaga untuk membantu pembinaan kegiatan kepramukaan tetap kami penuhi,” katanya.

Saat ini UKM Pramuka Unipa telah membina beberapa sekolah, di antaranya SD Inpres Amban, SD 06 Sowi, SMP Erikson Trit, SMA YPPK Villanowa, SMK Negeri Kehutanan, SD Yapis dan masih ada beberapa sekolah lainnya.

Pembina UKM Pramuka Unipa, Yohanes Ada’ Lebang menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan kepramukaan di sekolah (Gudep) sepenuhnya masih menjadi tanggungjawab guru, sehingga kolaborasi antara guru, orang tua dan pembina pramuka akan lebih maksimal.

Selain pemberian dukungan pembinaan kegiatan kepramukaan ke gugus depan, dukungan semua pihak untuk mendukung keberadaan UKM Pramuka Unipa juga sangat dibutuhkan, di antaranya, terhadap aktivitas Bank Sampah dan Satuan Komunitas Wira Usaha serta saat ini tengah berlangsung penerimaan anggota pramuka pada Racana Johanes Abraham Dimara dan Racana Christina Martha Tiahahu Unipa. (rls/bm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.